Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Syarifatul Dukung Odah Singgah PPM Minerba “Bekenyawa” Jadi Sentra UMKM dan Tempat Singgah Nyaman
    DPRD Kaltim

    Syarifatul Dukung Odah Singgah PPM Minerba “Bekenyawa” Jadi Sentra UMKM dan Tempat Singgah Nyaman

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 12, 2025Updated:Juli 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Marangkayu – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, memberikan apresiasi tinggi terhadap pembangunan Odah Singgah PPM Minerba Bekenyawa di Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu.

    Dalam kunjungan kerja tersebut, ia menilai program ini sebagai langkah nyata perusahaan tambang dalam menjalankan tanggung jawab sosial melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

    “Apresiasi kepada perusahaan yang telah mengambil sumber daya alam dari daerah ini, dan kini juga berperan dalam memberdayakan masyarakat lokal. Ini memang seharusnya dilakukan,” ujar Syarifatul usai acara pada Sabtu, 12 Juli 2025.

    Menurutnya, kehadiran rest area ini akan memunculkan berbagai peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, terutama dalam bentuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan penyerapan tenaga kerja.

    Ia berharap Odah Bekenyawa, menjadi fasilitas publik yang inklusif, nyaman, dan dapat diakses oleh semua kalangan.

    “Harapan kami, rest area ini betul-betul bisa menjadi tempat singgah yang nyaman untuk semua. Tadi disampaikan akan dibagi menjadi beberapa segmen. Jadi tidak hanya untuk masyarakat kelas atas, tapi juga masyarakat bawah. Semua bisa masuk, harganya terjangkau,” jelasnya.

    Syarifatul menekankan pentingnya menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. Ia menggarisbawahi pernyataan Gubernur Rudy Mas’ud bahwa “ada harga, ada kualitas”, yang berarti baik produk premium maupun terjangkau harus tersedia dan dijaga kualitasnya.

    “Namanya penjual tidak bisa memaksakan harga tinggi. Harus menyesuaikan pasar. Kalau ada pejabat mampir, mungkin bisa coba kopi yang mahal. Tapi untuk masyarakat biasa juga tetap harus disediakan yang murah. Ini adil dan inklusif,” katanya.

    Ia juga mendorong percepatan pembangunan fasilitas rest area agar segera dapat dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya sebagai tempat istirahat, namun juga sebagai tempat relaksasi dan refreshing bagi para pelintas jalan maupun wisatawan.

    “Bangunannya ini menarik, langka, dan tidak umum. Konsepnya bagus. Kami apresiasi. Mudah-mudahan segera diperbaiki fasilitasnya dan bisa digunakan secepat mungkin, sesuai arahan Pak Gubernur tadi,” tambahnya.

    Syarifatul juga berharap rest area ini menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan tambang lainnya, khususnya sektor minerba, untuk turut serta aktif dalam memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya.

    “Kalau ini berhasil dan terlihat manfaatnya, saya yakin akan ada perusahaan lain yang tergerak. Kita dorong agar tidak hanya satu-dua perusahaan saja yang terlibat, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun daerah,” tandasnya.

    Dengan desain yang nyaman, fasilitas yang memadai, serta peran aktif UMKM lokal, Rest Area “Odah Bekenyawa” diharapkan mampu menjadi ikon baru kawasan Marangkayu sekaligus motor penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal dan semangat kolaborasi.

    PPM Syarifatul Syadiah UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Kadin Kaltim Imbau Perusahaan Besar hingga UMKM Isi Data Sensus dengan Jujur

    Juni 26, 2026

    Buka Akses ke Retail Modern, DPRD Usulkan Batas Modal UMKM Naik Jadi Rp50 Juta

    Juni 25, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    AminahSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pergantian pimpinan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung ketika sejumlah persoalan…

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.