Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sri Wahyuni : Data Adalah Aset Berharga Perencanaan dan Kebijakan
    Diskominfo Kaltim

    Sri Wahyuni : Data Adalah Aset Berharga Perencanaan dan Kebijakan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaNovember 7, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Satu Data Indonesia menjadi komitmen nasional. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmen dengan telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 48 Tahun 2021 tentang Satu Data Indonesia.

    Selain itu, Kaltim pun telah melengkapinya dengan Pergub Nomor 12 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Lingkungan Pemerintah Daerah.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni menyebut hal ini sebagai upaya memperkuat dan mengoptimalkan penyelenggaraan data statistik yang berkualitas di Kaltim. Sementara walidata dipercayakan kepada Diskominfo Kaltim.

    “Data bukan hanya sekadar angka atau informasi, tetapi merupakan aset berharga yang dapat menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan yang lebih baik,” kata Sekda Sri Wahyuni saat membuka acara Satu Data Summit 2024 yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (7/11/2024).

    Satu Data Summit menjadi wahana penting bagi semua, terutama OPD untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi staf terkait pengelolaan data statistik dan geospasial terintegrasi di era pemerintahan digital saat ini.

    Menurut Sri Wahyuni, Satu Data Summit sangat penting untuk mendukung pemerintah daerah agar mampu memahami serta meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan urusan pemerintahan bidang statistik.

    “Sehingga, kita dapat menghasilkan data yang baik, berkualitas dan terintegrasi untuk menopang pembangunan yang lebih akurat dan berkelanjutan,” jelas Sri.

    Data yang terintegrasi dan akurat, kata Sri bukan hanya sebatas angka. Data adalah dasar dari kebijakan yang tepat dan akuntabel.

    “Dengan data yang valid, kita dapat mengambil kebijakan yang tidak hanya relevan, tetapi juga berbasis bukti, sehingga pembangunan di Kalimantan Timur dapat terlaksana lebih efektif, efisien dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, lanjutnya data yang berkualitas juga menjadi kunci dalam mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dimana setiap unit kerja di pemerintahan dapat terhubung secara efektif untuk saling berbagi dan memanfaatkan data yang ada.

    “Saya berharap acara ini dapat mendorong peningkatan keterampilan serta kompetensi para pejabat di daerah dalam pengelolaan data, sehingga ke depan, setiap kebijakan dan program kerja yang kita jalankan didasarkan pada data yang aktual, dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan standar nasional,” paparnya.

    Sekda Sri mengajak semua untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar-OPD dan berbagai pihak terkait untuk menciptakan sistem data yang semakin kokoh, yang akan mendukung visi Kalimantan Timur dalam berbagai bidang pembangunan.

    Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengatakan seiring dengan tema acara ini data statistik dan geospasial terintegrasi untuk mewujudkan Satu Data Indonesia.

    “Data yang berkualitas akan memudahkan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang efektif dan mengoptimalkan program pembangunan serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.

    Ditambahkan, sebagai provinsi yang terus berkembang dan menjadi salah satu pusat perekonomian di Kalimantan, Kalimantan Timur memiliki tantangan besar dalam pengelolaan dan penyebaran data, ketersediaan data, statistik dan geospasial yang terintegrasi adalah kebutuhan mendesak untuk menyokong pembangunan terlebih di era digital saat ini.

    “Ketika data menjadi sebuah aset yang strategis, melalui Satu Data Summit ini, kita berharap dapat membangun sistem yang kuat untuk integrasi data serta meningkatkan sinergi antarpemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga, statistik instansi geospasial dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” papar Faisal.

    Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal Pemprov Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Ratu ArifanzaOktober 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kota Samarinda berpeluang mendapatkan dukungan anggaran dari APBN 2027 untuk pengembangan transportasi…

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.