Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sinkronisasi RKPD 2027 Dibahas, DPRD Samarinda Ingatkan Keterbatasan APBD
    DPRD Samarinda

    Sinkronisasi RKPD 2027 Dibahas, DPRD Samarinda Ingatkan Keterbatasan APBD

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi bersama Harminsyah, saat menjelaskan terkait singkronisasi RKPD 2027 (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyoroti proses sinkronisasi usulan program dari kecamatan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda tahun 2027.

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Harminsyah mengatakan, dalam pembahasan tersebut pemerintah kota berupaya mengakomodasi berbagai usulan prioritas dari kecamatan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.

    Menurutnya, setiap kecamatan mengusulkan sejumlah program prioritas yang kemudian disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah.

    “Dari awal memang sudah dijelaskan bahwa ada kekurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita, itu menjadi faktor utama. Tetapi tetap diupayakan untuk mengakomodasi prioritas-prioritas dari kecamatan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, dalam proses sinkronisasi tersebut masih ditemukan sejumlah kendala administratif, seperti kelengkapan dokumen serta kesalahan dalam pengisian kamus usulan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak kecamatan.

    Meski demikian, ia menilai hal tersebut masih dapat diperbaiki agar tidak menghambat proses penyusunan program pembangunan ke depan.

    “Secara administrasi masih ada beberapa kekurangan, baik dari kelengkapan maupun kesalahan dalam pengisian. Ini sebenarnya hanya persoalan teknis, tapi memang bisa memperlambat proses karena perlu diperbaiki lagi,” jelasnya.

    Selain itu, Harminsyah juga memberikan masukan agar pembangunan di Kota Samarinda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga lebih memperhatikan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    Menurutnya, peningkatan kualitas SDM masyarakat juga perlu menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

    “Harapan kami ke depan pengembangan SDM untuk masyarakat Samarinda juga lebih diutamakan, jangan hanya pembangunan fisik yang menjadi fokus,” tambahnya.

    Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda lainnya Ismail Latisi, menyampaikan bahwa dalam proses pembahasan tersebut tidak ditemukan adanya tumpang tindih antara usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kecamatan dengan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

    Menurutnya, jalur pengusulan antara aspirasi masyarakat melalui DPRD dan melalui Musrenbang pada dasarnya berbeda, sehingga potensi benturan program relatif kecil.

    “Kalau secara pribadi, sejauh ini tidak ada usulan yang bertabrakan antara aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD dengan usulan dalam Musrenbang kecamatan,” ungkapnya.

    Ia menilai kehadiran anggota DPRD dalam forum tersebut juga penting untuk memastikan usulan masyarakat yang telah masuk melalui Musrenbang dapat dipantau dan disesuaikan dengan aspirasi yang diterima oleh DPRD.

    “Dengan kehadiran DPRD, kita bisa melihat usulan mana yang sudah masuk dalam Musrenbang sehingga tidak perlu dimasukkan lagi melalui aspirasi dewan,” katanya.

    Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa dalam Musrenbang kecamatan terdapat sejumlah program prioritas yang dibagi ke dalam tiga bidang utama, yakni infrastruktur, sosial budaya, dan ekonomi.

    Ia menyebutkan bahwa setiap kecamatan mengusulkan sekitar 20 program prioritas yang terbagi dalam beberapa kategori tersebut.

    “Prioritasnya terbagi dalam tiga bidang, yaitu infrastruktur, sosial budaya, dan ekonomi. Dari situ nanti dipilih program-program yang menjadi prioritas untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Harminsyah Ismail Latisi RKPD 2027
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    ArumSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Realisasi anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga akhir September 2026 baru…

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.