Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Siang Geah: Masyarakat Dayak Sulit Dilepas Dari Kebiasaan Dekat Dengan Hutan.
    Advertorial

    Siang Geah: Masyarakat Dayak Sulit Dilepas Dari Kebiasaan Dekat Dengan Hutan.

    AdminBy AdminMaret 31, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kutim Siang Geah, mengatakan hutan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat dayak di pedalaman Kutai Timur. Segala bentuk hasil kegiatan adat istiadat yang ada dalam masyarakat dayak, tidak bisa lepas dari alam yang memang memiliki filosofis mendalam.
    Dijelaskan oleh Siang Geah, bahwa masyarakat dayak sulit dilepaskan dari kebiasaan dekat dengan hutan. Hutan yang menyediakan berbagai macam obat-obat tradisonal untuk masyarakat. Termasuk satwa liar yang menjadi semacam inspirasi dalam pola hidup dan kesenian, semisal Burung Enggang, dan lain-lain.
    Untuk itu, pria asli keturunan suku dayak ini menyebutkan bahwa kedepannya akan melakukan survei tentang satwa liar yang ada di hutan-hutan di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Tentu pada hutan yang masih baik dan memiliki kerapatan populasi tumbuhan dan pepohonannya.
    Menurutnya, ini sangat penting untuk memperkuat khazanah pengetahuan masyarakat tentang flora dan fauna, mengingat siapa tahu nantinya diketemukan salah satu spesies binatang langka di hutan tersebut.
    “Baik yang dilindungi oleh pemerintah atau sejenisnya. Termasuk hewan yang dianggap punah namun ternyata masih ada dalam hutan,” terangnya kepada awak media.
    Menurut informasi yang beredar di masyarakat dayak pedalaman Kutim, ada jenis satwa langka yang masih ada seperti Badak. Walaupun ini masih berupa cerita, jika dilakukan survei dan penelitian maka menurut Siang Geah, ini dapat dijadikan pijakan awal untuk mendalaminya lebih jauh.
    “Kalau nanti kita lakukan penelitian selama 6 hingga 10 bulan, siapa tahu ditemukan memang ada Badak di wilayah hutan pedalaman Kutim. Sehingga daerah ini melalui masyarakat adat dapat memiliki bank data terkait kekayaan flora dan fauna yang ada diwilayah mereka,” ungkapnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026

    Andi Harun Buka Peluang CSR untuk Pemeliharaan Polder dan Fasilitas Pengendalian Banjir

    Oktober 14, 2026

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.