Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Siang Geah: Masyarakat Dayak Sulit Dilepas Dari Kebiasaan Dekat Dengan Hutan.
    Advertorial

    Siang Geah: Masyarakat Dayak Sulit Dilepas Dari Kebiasaan Dekat Dengan Hutan.

    AdminBy AdminMaret 31, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kutim Siang Geah, mengatakan hutan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat dayak di pedalaman Kutai Timur. Segala bentuk hasil kegiatan adat istiadat yang ada dalam masyarakat dayak, tidak bisa lepas dari alam yang memang memiliki filosofis mendalam.
    Dijelaskan oleh Siang Geah, bahwa masyarakat dayak sulit dilepaskan dari kebiasaan dekat dengan hutan. Hutan yang menyediakan berbagai macam obat-obat tradisonal untuk masyarakat. Termasuk satwa liar yang menjadi semacam inspirasi dalam pola hidup dan kesenian, semisal Burung Enggang, dan lain-lain.
    Untuk itu, pria asli keturunan suku dayak ini menyebutkan bahwa kedepannya akan melakukan survei tentang satwa liar yang ada di hutan-hutan di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Tentu pada hutan yang masih baik dan memiliki kerapatan populasi tumbuhan dan pepohonannya.
    Menurutnya, ini sangat penting untuk memperkuat khazanah pengetahuan masyarakat tentang flora dan fauna, mengingat siapa tahu nantinya diketemukan salah satu spesies binatang langka di hutan tersebut.
    “Baik yang dilindungi oleh pemerintah atau sejenisnya. Termasuk hewan yang dianggap punah namun ternyata masih ada dalam hutan,” terangnya kepada awak media.
    Menurut informasi yang beredar di masyarakat dayak pedalaman Kutim, ada jenis satwa langka yang masih ada seperti Badak. Walaupun ini masih berupa cerita, jika dilakukan survei dan penelitian maka menurut Siang Geah, ini dapat dijadikan pijakan awal untuk mendalaminya lebih jauh.
    “Kalau nanti kita lakukan penelitian selama 6 hingga 10 bulan, siapa tahu ditemukan memang ada Badak di wilayah hutan pedalaman Kutim. Sehingga daerah ini melalui masyarakat adat dapat memiliki bank data terkait kekayaan flora dan fauna yang ada diwilayah mereka,” ungkapnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Akan Panggil Dishub Bahas Antrean BBM

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Helmi Dorong PDAM Maksimalkan Produksi Air Bersih di Tengah Intrusi Air Laut

    Agustus 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.