Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Serapan Anggaran Perkim Capai 99 Persen, DPRD Soroti Kawasan Kumuh dan PJU
    DPRD Samarinda

    Serapan Anggaran Perkim Capai 99 Persen, DPRD Soroti Kawasan Kumuh dan PJU

    RidhoBy RidhoJanuary 6, 2026Updated:February 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar mengapresiasi capaian serapan anggaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) yang dinilai hampir maksimal.

    Hal tersebut disampaikannya seusai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Perkim, dalam RDP tersebut, Dinas Perkim memaparkan progres kegiatan berjalan dengan baik dari sisi fisik maupun keuangan.

    Berdasarkan laporan yang disampaikan, serapan anggaran fisik telah mencapai 99 persen, sementara realisasi keuangan berada di angka sekitar 95 persen.

    “Alhamdulillah tadi disampaikan langsung bahwa serapan anggaran Dinas Perkim sudah 99 persen untuk fisik dan sekitar 95 persen untuk keuangannya. Artinya hanya sedikit kegiatan yang belum terealisasi,” ujar Deni Hakim.

    Menurutnya, pembahasan RDP difokuskan pada evaluasi kinerja masing-masing bidang di Dinas Perkim, mulai dari bidang perumahan, permukiman, hingga prasarana, sarana, dan utilitas (PSU). Seluruh bidang dinilai telah menjalankan program sesuai indikator dan target yang ditetapkan.

    “Masing-masing bidang sudah menyampaikan kegiatan yang telah dilaksanakan beserta capaiannya. Indikatornya juga hampir seluruhnya sudah tercapai,” katanya.

    Meski demikian, DPRD juga menyoroti sejumlah persoalan strategis yang masih menjadi pekerjaan rumah, di antaranya kawasan kumuh dan penerangan jalan umum (PJU).

    Berdasarkan data, total kawasan kumuh di Kota Samarinda saat ini sudah mencapai sekitar 118 ribu hektare, namun penanganannya ini masih menunggu keputusan dari Surat Keputusan (SK) penetapan kawasan kumuh.

    “Kalau SK ini sudah keluar, baru kita bisa berproses lebih lanjut. Total kawasan kumuh di Samarinda mencapai sekitar 118 hektare dan ini tentu membutuhkan perhatian khusus,” jelasnya.

    Selain itu, Deni juga menyoroti persoalan PJU juga masih menjadi keluhan utama masyarakat. Banyak kawasan permukiman yang minim penerangan, bahkan terdapat lampu jalan yang sudah terpasang namun tidak berfungsi.

    “PJU ini selalu ditanyakan masyarakat. Ada wilayah yang belum punya lampu sama sekali, ada juga yang lampunya rusak,” ujarnya.

    Dinas Perkim mengakui, penanganan PJU sangat bergantung pada kepastian anggaran tahun 2026 yang hingga kini masih menunggu kejelasan.

    “Untuk 2026 kami masih menunggu berapa anggaran yang dialokasikan. Mudah-mudahan angkanya signifikan agar bisa mengatasi wilayah-wilayah yang gelap di Kota Samarinda,” tambahnya.

    Ia berharap, dengan kejelasan SK kawasan kumuh dan dukungan anggaran yang memadai, program pembangunan perumahan dan permukiman ke depan dapat berjalan lebih tertib, rapi, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

    “Rapat ini bukan hanya soal capaian, tetapi juga sebagai evaluasi agar ke depan tata kelola pembangunan bisa semakin baik,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Nur AjijahJuly 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gedung Pandurata akan difungsikan sebagai pusat layanan rawat inap baru RSUD Abdul…

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026
    1 2 3 … 3,240 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.