Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    September 15, 2026

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD
    Ekonomi

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 15, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua BPS Kota Samarinda, Supriyanto saat menyampaikan pernyataan pers (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus mendatang mulai disiapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda. Pendataan ini akan menjangkau seluruh pelaku usaha, dari skala mikro hingga besar, melalui metode door to door.

    Kepala BPS Kota Samarinda Supriyanto menjelaskan, sensus dilakukan secara menyeluruh, bukan sampling. Petugas akan mendatangi langsung masyarakat untuk memastikan aktivitas ekonomi yang ada.

    “Ini sensus jadi semua didata. Nanti kita kelompokkan sesuai skala usaha untuk melihat kondisi ekonomi secara utuh,” ujarnya, Rabu 15 April 2026.

    Namun, tantangan utama justru bukan pada teknis pendataan, melainkan pada keterbukaan masyarakat. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi menilai, masih ada kekhawatiran warga saat diminta memberikan data, terutama yang berkaitan dengan usaha dan ekonomi.

    “Masalahnya nanti di lapangan petugas datang, ngetok rumah, minta data. Apalagi soal usaha, masyarakat sering tidak terbuka karena takut datanya disalahgunakan,” ungkapnya.

    Ia menegaskan sensus merupakan program nasional, sehingga keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi masyarakat sebagai objek utama pendataan.

    Menurutnya, solusi utama bukan hanya pada kesiapan petugas, tetapi bagaimana membangun kepercayaan melalui sosialisasi yang masif hingga ke tingkat paling bawah.

    “Makanya kita dorong sosialisasi dari camat, lurah sampai RT. Ini penting supaya masyarakat paham dan tidak ragu,” jelasnya.

    Bahkan DPRD Samarinda siap turun langsung membantu jika proses sosialisasi menemui kendala di lapangan. Seluruh anggota dewan disebut siap dilibatkan sesuai daerah pemilihan masing-masing.

    “Kalau memang kesulitan kita bisa turunkan 45 anggota dewan ke dapil masing-masing untuk bantu sosialisasi,” tegasnya.

    Iswandi juga mengingatkan pengalaman di lapangan menunjukkan pendataan ekonomi bukan hal mudah. Tanpa pendekatan yang tepat, data yang dihasilkan berpotensi tidak maksimal.

    Di sisi lain BPS juga menjalankan program “Kelurahan Cantik” atau Kelurahan Cinta Statistik sebagai upaya memperkuat tata kelola data di tingkat kelurahan. Program ini dinilai menjadi pendukung dalam penyediaan data dasar, meski fokusnya berbeda dengan sensus ekonomi.

    Dengan berbagai tantangan tersebut, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi agenda pendataan, tetapi juga ujian dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan data oleh pemerintah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    LPG Bersubsidi Jadi Penekan Biaya Produksi, 137 UMKM Perempuan Samarinda Masuk Sasaran

    September 15, 2026

    Pemkot Samarinda Luncurkan Kartu KEMAS, Perkuat Akses LPG 3 Kg bagi UMKM

    September 15, 2026

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    September 15, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    Ratu ArifanzaSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Penerangan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Samarinda belum sepenuhnya tersedia pada bagian…

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,343 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.