Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tekan Inflasi, BPS Minta Penguatan Komoditas Lokal Harus Berkelanjutan

    July 29, 2026

    Anak-anak Kian Jarang Bergerak, Dispora Sebut Budaya Olahraga Masyarakat Kaltim Masih Rendah

    July 29, 2026

    Kemitraan Enam Tahun dengan Australia Berbuah Apresiasi untuk SD Fastabiqul Khairat

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Semua Camat Sepakat Melakukan Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kutim
    Advertorial

    Semua Camat Sepakat Melakukan Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kutim

    SeliBy SeliDecember 7, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Kutai Timur bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait dan tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK),sepakat melakukan langkah percepatan penurunan angka stunting di Kutai Timur.

    Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur Indra Arie Iranday mengatakan saat ini Kutim menjadi wilayah nomor satu dengan angka stunting tertinggi di Kalimantan Timur.

    Kutim berada diangka 27,5 persen. Pada tahun 2022 menargetkan turun di angka 22,30 persen. Sementara tahun 2023 ditargetkan berada di 18 persen dan 2024 ada di angka 14 persen.

    Penurunan angka stunting hingga 14 persen di tahun 2024 merupakan intruksi presiden Joko Widodo.

    Indra Arie menjelaskan untuk menekan angka stunting Kutim, pihaknya telah membentuk tim percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten sejak 2021.

    “Dengan anggotanya mulai dari OPD terkait dan Tim PKK. Kami sudah melakukan pembentukan tim percepatan penurunan stunting ditingkat kecamatan, yang terakhir dan baru diresmikan pada Juli 2022 pembentukan tim di wilayah desa dan kelurahan,”ujarnya, Rabu (7/12/2022).

    Bahkan pihaknya pun telah membentuk tim PKK di wilayah kelurahan dan desa di 18 kecamatan sebanyak 531 orang yang terdiri dari kader, PKK dan Bidan.

    “Saya berharap upaya yang kita lakukan ini bisa menurunkan angka stunting hingga 14 persen di tahun 2024,” tuturnya.

    Sementara itu, Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono berharap tim bentukan tersebut dapat bersinergi melakukan rencana aksi yang berkelanjutan dan terencana agar mampu menekan angka stunting di Kutim.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah Kutim akan siap mendukung segala jenis kebutuhan di lapangan terkait percepatan penurunan stunting.

    “Saya juga tegaskan kepada seluruh stakeholder terkait untuk bekerja maksimal sebab stunting juga menjadi salah satu penilaian kinerja pemerintah,”tandasnya.

    Akan hal ini, OPD terkait dan pihak kecamatan berkomitmen melakukan percepatan penurunan angka stunting agar bisa mencapai target yang ditetapkan dengan dibuktikan melalui penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tekan Inflasi, BPS Minta Penguatan Komoditas Lokal Harus Berkelanjutan

    Nur AjijahJuly 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penguatan tata kelola komoditas pangan harus dilakukan secara berkelanjutan, agar daerah tidak…

    Anak-anak Kian Jarang Bergerak, Dispora Sebut Budaya Olahraga Masyarakat Kaltim Masih Rendah

    July 29, 2026

    Kemitraan Enam Tahun dengan Australia Berbuah Apresiasi untuk SD Fastabiqul Khairat

    July 29, 2026

    Dinkes Kaltim Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis, Pelajar Jadi Sasaran Prioritas

    July 29, 2026

    Pendaftar Pesantren di Kaltim Menurun, Kemenag Singgung Dampak Rentetan Kasus Kekerasan

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,246 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.