Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Sekolah Adiwiyata Kutim Terbilang Masih Sedikit
    Advertorial

    Sekolah Adiwiyata Kutim Terbilang Masih Sedikit

    SeliBy SeliJuni 9, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur, Aji Wijaya Effendie saat ditemui oleh Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor DLH Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (3/6/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Program Sekolah Adiwiyata Dinas Lingkungan (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih minim peserta.

    Program ini merupakan penilaian pemerintah daerah kepada sekolah-sekolah untuk kepedulian terhadap lingkungan yang sehat, bersih, dan indah. Namun hingga kini, baru 87 sekolah yang berpartisipasi dalam program itu.

    “Sekolah yang diikutkan dalam Program Adiwiyata berjumlah 87 sekolah. Untuk wilayah seluas Kutim, hal itu masih relatif sedikit dengan jumlah sekolah yang tersebar di 18 kecamatan,” ucap Kepala DLH Kutim, Aji Wijaya Effendie kepada Insitekaltim.com melalui telepon, Selasa (8/6/2021).

    DLH Kutim telah mengembangkan Program Sekolah Adiwiyata sejak tahun 2007 silam. Seiring bergantinya tahun, peningkatan jumlah Sekolah Adiwiyata masih sedikit.

    “Sasaran kami dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah yang sejajarnya di 18 kecamatan,” jelas Wijaya.

    Salah satu pendidikan lingkungan hidup yang diberikan kepada siswa di Sekolah Adiwiyata ialah cara pengelolaan sampah di sekitarnya.

    Wijaya menambahkan pembekalan ilmu mengenai upaya yang perlu dilakukan untuk mengurangi sampah plastik dengan menerapkan reduce, reuse and recycle (3R).

    “Tentu dalam pelaksanaannya kami memiliki beberapa kendala teknis seperti wilayah Kutim yang sangat luas sehingga tim pembina Adiwiyata tidak mudah untuk menjangkaunya,” pungkas Wijaya.

    Selain itu, pihaknya juga terkendala terhadap terbatasnya anggaran sehingga pembinaan Adiwiyata di Kutim tidak maksimal. Ia menerangkan Sekolah Adiwiyata ini merupakan tanggung jawab bersama.

    “Semakin banyak pihak yang ikut berperan serta menyukseskan Adiwiyata maka kendala yang ada akan mudah diatasi,” tutup Wijaya.

    Perlu diketahui, hingga tahun 2020 jumlah Sekolah Adiwiyata mandiri ada 7 sekolah, tingkat nasional ada 8 sekolah, tingkat provinsi ada 37 sekolah dan tingkat kabupaten ada 35 sekolah. Sehingga diperoleh total 87 sekolah di 18 kecamatan wilayah Kutim.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.