Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026

    Palaran hingga Makroman Berkali-kali Terbakar, BPBD Samarinda Ungkap Dugaan Penyebab

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekda Sri: Jadilah Delivered Man
    Diskominfo Kaltim

    Sekda Sri: Jadilah Delivered Man

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 15, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bekasi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengungkapkan pentingnya menjadi deliver person untuk mewujudkan target pimpinan.

    “Ini momentum untuk menjadi Delivered Man dan Delivered Woman di instansi masing-masing,” pinta Sri Wahyuni saat menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi yang digagas BPSDM Kaltim di School of Leadership Rumah Perubahan Jakarta Escape, Jalan  Mabes 2 Jatimurni, Bekasi, Rabu (15/5/2024).

    Delivered man yang dimaksud Sekda Sri Wahyuni adalah contoh yang disampaikan oleh owner dan founder Rumah Perubahan Prof Rhenald Kasali tentang sosok Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimoeljono. Salah satu menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Basuki Hadimoeljono digambarkan sebagai sosok pemimpin birokrat yang berintegritas, tak kenal menyerah, jujur, bekerja simpel, tidak pernah mengeluh, memiliki ‘kantong ajaib’ walaupun tak pernah minta tambahan anggaran, bisa berkolaborasi dengan semua pihak, bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah dan mau turun ke bawah.

    “Beliau adalah delivered person. Sosok yang selalu bisa mewujudkan target dan keinginan pimpinan. Dia bekerja bukan untuk dirinya sendiri. Bekerja cepat dan adaptif melakukan penyesuaian. Never say no. Dia hanya bilang no, untuk yang melanggar undang-undang,” terang Rhenald Kasali dalam paparan motivasinya.

    Basuki Hadimoeljono tak pernah ingin dikenal sebagai orang yang sudah banyak membangun jalan, jembatan, waduk dan selalu mendapat tugas penanganan bencana di Indonesia. Dia hanya ingin mewariskan sistem organisasi yang kuat, solid, adaptif, berkualitas dan berintegritas.

    “Saya kontak beliau masih pakai SMS. Beliau pakai HP jadul, tapi bisa mewujudkan apa yang diinginkan oleh Presiden Jokowi. Dia benar-benar delivered man,” ucap Rhenald Kasali.

    Ia mengharapkan momentum Rumah Perubahan akan ditinggalkan, tapi nilai-nilai, inovasi, inisiatif dan wawasan yang diperoleh dari Rumah Perubahan harus kembali dibawa ke Kaltim.

    Kepada seluruh peserta pelatihan yang terdiri dari para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltim dan kabupaten kota, Sekda Sri Wahyuni mengingatkan agar seluruh peserta bisa menerapkan ilmu yang diperoleh dari Rumah Perubahan.

    “Sebagai ASN, bapak ibu harus bisa seperti beliau,” pesan Rhenald Kasali kepada para pejabat Kaltim.

    Selain memberikan contoh “delivered man” sosok Basuki Hadimoeljono, Rhenald Kasali juga banyak mengupas materi tentang bagaimana pemerintahan harus siap menghadapi perubahan yang akan terus bergerak dinamis di masa-masa mendatang.

    Tentu saja, pemerintahan ke depan harus adaptif dengan perubahan dan melek digital/teknologi.

    “Kalau di awal kita bicara coaching, mentoring dan perubahan, jangan sampai itu hanya menjadi kata kunci yang mudah diucapkan tetapi tidak kita terapkan,” timpal Sekda Sri Wahyuni pada kesempatan penutupan acara.

    Sebab itu dia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk bisa menjadi delivered man dan delivered woman. Caranya harus bisa memastikan pesan tersampaikan ke bawah. Mengenali masalah, memahami medan, terjun sampai hal teknis tapi tidak mengerjakan teknis.

    “So, drive yourself, kendalikan diri anda, kendalikan institusi anda. Think out of the book, berpikir tidak biasa untuk menjadi delivered man dan delivered woman bagi Pemprov Kaltim,” seru Sekda Sri Wahyuni.

    Perubahan zaman kata Sekda Sri Wahyuni, suka tidak suka harus diikuti dengan pembaharuan tata kelola dan regulasi yang bisa mengayomi perubahan itu sendiri. Termasuk memerlukan dukungan dari kebijakan kepala daerah.

    OPD Prof Rhenald Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    Ratu ArifanzaSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Perpustakaan Kota Samarinda dinilai dapat menjadi salah satu alternatif ruang belajar bagi…

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026

    Palaran hingga Makroman Berkali-kali Terbakar, BPBD Samarinda Ungkap Dugaan Penyebab

    September 15, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Tanggap Darurat Berakhir 21 September, Begini Nasib BTT Rp2,5 Miliar untuk Kekeringan Samarinda

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,342 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.