Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Samri Pertanyakan Kinerja TWAP
    DPRD Samarinda

    Samri Pertanyakan Kinerja TWAP

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 16, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra melontarkan kebingungannya mengenai kinerja dan kepentingan Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

    Diketahui bahwa TWAP beberapa kali turun ke lapangan untuk inspeksi mendadak (sidak). Bahkan TWAP juga memimpin rapat bersama dengan kepala dinas.

    Sebagai Anggota DPRD Samarinda, Samri mempertanyakan fungsi tim yang dibentuk oleh Wali Kota Andi Harun itu.

    “Sampai sejauh ini kan belum ada persentase. Apa sih kerja mereka? Sementara kita lihat di lapangan melakukan sidak, memimpin juga OPD dan sebagainya.

    Itu yang kemudian menjadi pertanyaan tupoksi TWAP ini seperti apa? Dewan hanya meminta kejelasan,” jelas Samri pada Rabu, (14/6/2023) di Gedung Sekertariat DPRD Kota Samarinda.

    Tentunya hal tersebut mengundang pertanyaan bagi Samri. Legislator dari daerah pemilihan Samarinda Seberang itu mengungkapkan bahwa DPRD tidak mengetahui kejelasan tentang tugas dan porsi dari TWAP itu sendiri.

    “Artinya kami perlu tahu dulu kerjanya seperti apa. Kalau kemudian kerjanya berat dengan gaji seperti itu kami masih menganggap wajar dan sah-sah saja,” terang Samri.

    Menurutnya, persentase tugas dari TWAP perlu diketahui oleh dewan. Melihat gaji yang diberikan juga bukan terbilang kecil. Ia menuntut tugas yang tidak ringan pula.

    Ia lantas membandingkan pegawai honor yang digaji hanya Rp1,9 juta. Dan bisa diketahui kinerjanya.

    “Jadi semakin berat tanggung jawabnya, semestinya upah diberikan harus tinggi. Beban, tanggung jawab dan manfaat yang diberikan. Kami tidak menolak adanya TWAP, tapi DPRD lebih ingin mengetahui tupoksi dan tugasnya apa?” ujarnya melontarkan pertanyaan.

    Pemilik gelar Sarjana Hukum Islam itu juga memberikan gambaran awal kondisi yang membuat DPRD mempertanyakan kinerja TWAP.

    Hal itu diawali dengan izinnya kepala dinas yang tengah melangsungkan rapat bersama DPRD dikarenakan hendak mendatangi panggilan TWAP.

    “Makanya dewan bertanya ini. Sepertinya yang lebih penting mana, rapat dengan dewan atau TWAP. Ini yang kemudian, loh ini setinggi apa sih jabatan TWAP. Kok (kepala dinas) berani meninggalkan rapat dengan dewan demi memenuhi undangan TWAP,” kritik Samri.

    Wali Kota Samarinda Andi Harun pernah menjelaskan perihal TWAP ini. Bahkan juga membeberkan besaran gaji dari tim yang dibentuknya itu. Kala itu Wali Kota Andi Harun menyebut setiap bulan anggota TWAP menerima gaji Rp8 juta. Tugasnya membantu wali kota mengakselerasi pembangunan. Masukan dan rekomendasi TWAP langsung disampaikan kepada Wali Kota Andi Harun. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TWAP. Keberhasilan Samarinda dalam kepemimpinannya, di antaranya juga karena andil TWAP.

    DPRD Samri Shaputra TWAP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.