Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kualitas Udara Makroman, Sindang Sari dan Pulau Atas Sangat Tidak Sehat, Puskesmas Imbau Warga Waspada

    November 7, 2026

    DLH Samarinda Dorong Kepedulian Bersama, Kualitas Udara Baik Harus Dipertahankan

    November 7, 2026

    Parkir Berlangganan Ditargetkan Berlaku Desember 2026, Dishub Samarinda Matangkan Persiapan

    November 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Sampah Samarinda Capai 660 Ton Sehari, Pemkot Andalkan Pemilahan dari Tingkat RT
    Pemkot Samarinda

    Sampah Samarinda Capai 660 Ton Sehari, Pemkot Andalkan Pemilahan dari Tingkat RT

    SintaBy SintaNovember 7, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri. (Dok/Pemkot Samarinda)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan menjadi salah satu pekerjaan penting Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

    Pasalnya, setiap hari sekitar 660 ton sampah harus ditangani melalui sistem pengelolaan persampahan.

    Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menilai, pengendalian sampah tidak cukup hanya mengandalkan penambahan kapasitas tempat pembuangan.

    Perubahan pola pengelolaan sejak dari rumah tangga justru perlu diperkuat agar material yang sebenarnya masih bernilai tidak seluruhnya berakhir di TPA.

    “Karena itu salah satu langkah yang perlu didorong membangun keterlibatan masyarakat melalui pengurus rukun tetangga (RT) dan bank sampah,” ungkap Saefuddin. Sabtu, 7 November 2026.

    Lebih lanjut, Saefuddin menjelaskan, masyarakat perlu membiasakan pemisahan sampah berdasarkan jenis dan potensi pemanfaatannya.

    Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan material tertentu masih memungkinkan untuk didaur ulang. Dengan pola tersebut, hanya residu atau sampah yang tidak lagi dapat dimanfaatkan yang seharusnya dibawa menuju tempat pemrosesan akhir.

    “Mana yang bisa dibuat kompos, mana yang bisa didaur ulang, dan mana material sampah yang memang bisa dibawa ke TPA. Itu yang harus diedukasi dari hulunya,” Jelas Saefuddin.

    Saefuddin juga memperkirakan, apabila sistem pemilahan dan pengolahan tersebut berjalan konsisten, kapasitas TPA Sambutan masih dapat dipertahankan untuk menunjang kebutuhan sekitar dua hingga tiga tahun mendatang.

    Lanjutnya, edukasi terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam mengendalikan peningkatan timbulan sampah. Sebab, tanpa pengurangan dari sumbernya, beban tempat pembuangan akan terus bertambah.

    Selain mendorong keterlibatan warga, pemerintah juga perlu memperhatikan ketersediaan teknologi pengolahan. Menurutnya, selama belum seluruh material dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, sampah tetap akan membutuhkan tempat pemrosesan akhir.

    “Karena itu, pengelolaan persampahan perlu dilakukan secara beriringan antara pembenahan fasilitas dan perubahan kebiasaan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menekan jumlah sampah yang dibuang, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perluasan lahan TPA,” Pungkas Saefuddin. (ADV)

     

    Pemkot Samarinda Pengelolaan sampah Saefuddin Zuhri Sampah Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sinta

    Related Posts

    Kualitas Udara Makroman, Sindang Sari dan Pulau Atas Sangat Tidak Sehat, Puskesmas Imbau Warga Waspada

    November 7, 2026

    DLH Samarinda Dorong Kepedulian Bersama, Kualitas Udara Baik Harus Dipertahankan

    November 7, 2026

    Parkir Berlangganan Ditargetkan Berlaku Desember 2026, Dishub Samarinda Matangkan Persiapan

    November 7, 2026

    Andi Harun Tegaskan Mahasiswa Tak Perlu Takut Mengkritik Pemerintah: Demo Boleh, Dialog Jangan Ditutup

    November 7, 2026

    Dorong Kolaborasi Dunia Usaha, Samarinda Kembangkan Sistem Digital Pengelolaan CSR

    November 7, 2026

    Momentum Ulang Tahun Sekda, Syaparuddin Harapkan Pengabdian untuk Samarinda Terus Menguat

    November 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kualitas Udara Makroman, Sindang Sari dan Pulau Atas Sangat Tidak Sehat, Puskesmas Imbau Warga Waspada

    SintaNovember 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kualitas udara yang kurang sehat dapat menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat, terutama…

    DLH Samarinda Dorong Kepedulian Bersama, Kualitas Udara Baik Harus Dipertahankan

    November 7, 2026

    Parkir Berlangganan Ditargetkan Berlaku Desember 2026, Dishub Samarinda Matangkan Persiapan

    November 7, 2026

    Sampah Samarinda Capai 660 Ton Sehari, Pemkot Andalkan Pemilahan dari Tingkat RT

    November 7, 2026

    Andi Harun Tegaskan Mahasiswa Tak Perlu Takut Mengkritik Pemerintah: Demo Boleh, Dialog Jangan Ditutup

    November 7, 2026
    1 2 3 … 3,434 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.