Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    July 30, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Samarinda Raih Penghargaan KLA, Tapi Masih Banyak Anak Hidup di Jalanan
    DPRD Samarinda

    Samarinda Raih Penghargaan KLA, Tapi Masih Banyak Anak Hidup di Jalanan

    Adit MustafaBy Adit MustafaMarch 23, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kota Samarinda baru-baru ini meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Ini menandai komitmen pemerintah kota untuk memenuhi hak-hak anak di Kota Tepian.

    Meskipun demikian, ada tantangan yang perlu diatasi, diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain.

    Sani menyampaikan bahwa meskipun pemerintah telah berupaya mematuhi regulasi dari pemerintah pusat terkait perlindungan anak, masih banyak kasus penderitaan anak yang terjadi di Samarinda. Anak-anak yang hidup di jalanan dan tidak memiliki akses pendidikan masih menjadi masalah serius di kota ini.

    “Mungkin saat ini masih ada wilayah atau kelompok yang belum terjangkau secara optimal,” ujar Sani.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak untuk membantu pemerintah dalam memfasilitasi hak anak di Samarinda.

    Penghargaan ini, lanjut Sani, seharusnya tidak dianggap sebagai jaminan bahwa semua anak di kota tersebut sejahtera.

    “Kekurangan yang ada harus kita benahi bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja,” tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

    Selain itu, Sani juga menyoroti perlunya peningkatan akses pendidikan dan perhatian lebih bagi anak-anak yang terpinggirkan di masyarakat.

    Dia menegaskan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah konkret untuk menjangkau dan membantu anak-anak yang belum mendapat pelayanan yang baik.

    Evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang telah dilaksanakan dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap anak di Samarinda mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang layak.

    “Kolaborasi antarlembaga dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak Samarinda,” tambahnya.

    Penghargaan KLA seharusnya menjadi pendorong bagi Pemerintah Kota Samarinda untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak di kota ini.

    Dengan kolaborasi yang kuat dan evaluasi yang terus-menerus, diharapkan anak-anak di Samarinda dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung pertumbuhan mereka.

    KLA PPPA Sani Bin Husain
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    R’syaJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Timnas Indonesia memulai kiprah di Grup A ASEAN Championship 2026 dengan kemenangan…

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026

    Di Tengah Isu PHK, Disnakertrans: Pengangguran Kaltim Justru Turun

    July 30, 2026

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,248 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.