Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Samarinda Raih Penghargaan KLA, Tapi Masih Banyak Anak Hidup di Jalanan
    DPRD Samarinda

    Samarinda Raih Penghargaan KLA, Tapi Masih Banyak Anak Hidup di Jalanan

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 23, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kota Samarinda baru-baru ini meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Ini menandai komitmen pemerintah kota untuk memenuhi hak-hak anak di Kota Tepian.

    Meskipun demikian, ada tantangan yang perlu diatasi, diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain.

    Sani menyampaikan bahwa meskipun pemerintah telah berupaya mematuhi regulasi dari pemerintah pusat terkait perlindungan anak, masih banyak kasus penderitaan anak yang terjadi di Samarinda. Anak-anak yang hidup di jalanan dan tidak memiliki akses pendidikan masih menjadi masalah serius di kota ini.

    “Mungkin saat ini masih ada wilayah atau kelompok yang belum terjangkau secara optimal,” ujar Sani.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak untuk membantu pemerintah dalam memfasilitasi hak anak di Samarinda.

    Penghargaan ini, lanjut Sani, seharusnya tidak dianggap sebagai jaminan bahwa semua anak di kota tersebut sejahtera.

    “Kekurangan yang ada harus kita benahi bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja,” tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

    Selain itu, Sani juga menyoroti perlunya peningkatan akses pendidikan dan perhatian lebih bagi anak-anak yang terpinggirkan di masyarakat.

    Dia menegaskan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah konkret untuk menjangkau dan membantu anak-anak yang belum mendapat pelayanan yang baik.

    Evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang telah dilaksanakan dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap anak di Samarinda mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang layak.

    “Kolaborasi antarlembaga dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak Samarinda,” tambahnya.

    Penghargaan KLA seharusnya menjadi pendorong bagi Pemerintah Kota Samarinda untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak di kota ini.

    Dengan kolaborasi yang kuat dan evaluasi yang terus-menerus, diharapkan anak-anak di Samarinda dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung pertumbuhan mereka.

    KLA PPPA Sani Bin Husain
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    AminahSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol Gratis Biaya Administrasi (GBA) Pemilikan Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah…

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.