Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    Status Darurat Karhutla Samarinda Dievaluasi, Pemkot Pantau Kualitas Udara dan Ketersediaan Air

    Oktober 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Samarinda Masih Dikepung Banjir, Subandi: Penanganan Sudah Baik, Tapi Butuh Fokus Lanjutan
    DPRD Kaltim

    Samarinda Masih Dikepung Banjir, Subandi: Penanganan Sudah Baik, Tapi Butuh Fokus Lanjutan

    MartinusBy MartinusMei 28, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda- Genangan air kembali merendam sejumlah kawasan di Kota Samarinda pada Selasa, 27 Mei 2025.

    Meski bukan peristiwa baru bagi kota yang saban tahun bergulat dengan banjir, situasi kali ini kembali mengundang perhatian berbagai pihak, termasuk Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur Subandi.

    Ditemui Rabu, 28 Mei 2025, Subandi menegaskan bahwa persoalan banjir di Samarinda bukanlah hal yang baru. Namun, menurutnya, upaya penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda sejauh ini patut diapresiasi.

    “Selama ini sudah luar biasa yang dilakukan Wali Kota Samarinda. Saya menganggap yang dilakukan selama ini sudah maksimal,” ujar Subandi kepada Insitekaltim.

    Ia menyebut, perjuangan pemerintah kota dalam mengurai benang kusut persoalan banjir telah menunjukkan komitmen serius.

    Namun demikian, Subandi tak menampik bahwa banjir masih menjadi momok tahunan yang terus menghantui warga kota.

    Ia menyebut, tingginya curah hujan belakangan ini menjadi pemicu utama meningkatnya debit air, yang akhirnya melampaui daya tampung saluran dan sungai yang ada.

    “Ini memang intensitas hujan cukup tinggi. Akibatnya, debit air meningkat, sehingga daya tampung folder maupun Sungai Mahakam sendiri menjadi tidak memadai,” terang anggota Komisi III DPRD Kaltim itu.

    Merespons situasi tersebut, Subandi menyarankan agar Pemerintah Kota Samarinda lebih memfokuskan program kerja pada sektor penanggulangan banjir, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

    Beberapa langkah konkret, menurutnya, sudah mulai disiapkan, antara lain pembangunan folder air di kawasan Sungai Siring, serta program pembersihan dan normalisasi sungai.

    Ia menilai, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan yang menahun ini. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga menyatakan komitmen untuk terlibat aktif. Salah satunya adalah dengan melakukan pengerukan sedimen di sepanjang aliran Sungai Mahakam yang selama ini menjadi jalur utama aliran air dari kawasan hulu ke hilir kota.

    “Ini bagus. Kita berharap sinergi antara pemerintah kota dan provinsi terus diperkuat, agar hasilnya betul-betul terasa di masyarakat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyusun langkah strategis jangka panjang.

    Menurutnya, penanganan banjir tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan perubahan paradigma dalam pengelolaan lingkungan dan tata ruang kota.

    “Ini tanggungan jawab semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat harus saling mendukung dalam menangani persoalan banjir ini,” pungkasnya.

    Banjir Banjir samarinda DPRD Kaltim Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    AminahOktober 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penurunan jumlah titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur…

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    Status Darurat Karhutla Samarinda Dievaluasi, Pemkot Pantau Kualitas Udara dan Ketersediaan Air

    Oktober 21, 2026

    Saefuddin Zuhri: Santri Harus Berilmu, Berakhlak, dan Siap Membawa Perubahan

    Oktober 21, 2026

    Disdukcapil Samarinda Dorong Peremajaan Perangkat KTP-el

    Oktober 21, 2026
    1 2 3 … 3,396 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.