Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Rutan Klas IIA Over Capacity, Marselina Akui Jumlah Pegawai Lapas Kurang
    Daerah

    Rutan Klas IIA Over Capacity, Marselina Akui Jumlah Pegawai Lapas Kurang

    AdminBy AdminJanuari 8, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Over capacity dialami Rumah Tahanan (Rutan) Negara Klas IIA Samarinda, Jalan Wahid Hasyim 2, Samarinda Utara.
    Menurut Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kaltim Kaltara Marselina Budiningsih, Kaltim memiliki 12.432 warga binaan yang terdiri dari narapidana dan tahanan.
    “Seharusnya dari jumlah tersebut isinya hanya 3.586 napi, kita mengalami over capacity 347%,” ungkapnya yang ditemui di Rutan Klas IIA Samarinda, Rabu (8/1/2020).
    Ia mengklaim penjara anak tidak mengalami over capacity.
    “Karena tidak banyak. Kita sudah berusaha dengan berbagai hal dengan menghubungi pemerintah daerah setempat untuk dibantu. Seperti di Tarakan, lapas yang dulu akan direnovasi. Itu yang baru kelihatan dan tinggal diresmikan,” katanya.
    Marselina menyatakan sejauh ini upaya internal yang dilakukan ialah crash program.
    “Jadi yang sudah 2/3 kita inventarisasi semuanya. Namun banyak yang tidak bisa keluar karena jaminan keluarga. Kita pelajari dengan ahli yang khusus dibidangnya, akhirnya kita buat jaminan dari pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas),” jelasnya.
    Ia menegaskan, selama itu tidak dilakukan, narapidana dan tahanan akan tidak bisa keluar.
    “Yang sudah layak untuk keluar itu banyak, tapi karena tidak ada jaminan itu. Akhirnya kita turun dan melihat langsung. Nanti akan ada program kedua hingga 31 Maret 2020, disitu akan banyak (narapidana atau tahanan) yang akan keluar,” terangnya.
    Untuk pengamanan, ia mengaku jumlah pegawai lapas itu kurang.
    “Jika dibicarakan tidak akan selesai. Tapi kami punya solusi yang lain. Kami mengoptimalkan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) dalam arti mulai dari penjagaan di depan sampai di belakang, mereka harus mengikuti standar kerjanya,” tambahnya.
    Lebih lanjut, Marselina menyampaikan kanwil memberlakukan Standard Minimum Rules yang digunakan penjara sedunia.
    “Indikatornya juga dipakai Direktorat Pemasyarakatan, menjadi standarnya Intelijen Pemasyarakatan. Sebelum diwajibkan, kita sudah lebih dahulu mewajibkan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Ratu ArifanzaOktober 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan masyarakat agar memastikan…

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,390 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.