Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masjid Pemprov Kaltim, Tak Sekadar Tempat Ibadah, Jadi Ruang Nyaman bagi Masyarakat

    September 19, 2026

    Mikroplastik Ada di Air Hujan hingga Tubuh Manusia, Seberapa Berbahaya?

    September 19, 2026

    Hati-Hati, Air Void Bekas Tambang Hanya Layak untuk Pengairan Pertanian

    September 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Rustam : Kita Butuh Regulasi, Potensi PAD Pariwisata Bontang Sangat Menjanjikan
    DPRD Bontang

    Rustam : Kita Butuh Regulasi, Potensi PAD Pariwisata Bontang Sangat Menjanjikan

    AdminBy AdminOktober 23, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua komisi II H. Rustam saat memberikan keterangan persnya di Ruang rapat Sidang paripurna DPRD Bontang Selasa (20/10/2020).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Wilayah pesisir dengan pantai yang bersih, landai dan berpasir putih menjadi objek wisata yang potensial.

    Di sudut yang lain, Bontang Kuala dengan perkampungan nelayan di atas laut sangat menarik wisatawan untuk datang berkunjung. Bontang Kuala kini telah dikembangkan menjadi salah satu objek wisata unggulan Kota Taman.

    Ketua Komisi II DPRD Bontang H Rustam mengatakan kota ini memiliki potensi menjadi kota pariwisata dengan beberapa tempat andalan. Seperti Pulau Beras Basah, Pulau Segajah serta Taman Nasional Kutai yang berdampingan dengan wilayah Kutai Timur.

    “Kita perlu regulasi yang mengatur pariwisata di Bontang. PAD dari sektor pariwisata masih sangat kecil. Orang yang ke Pulau Beras Basah belum bisa dikenakan retribusi. Demikian juga tempat wisata yang lain, karena kita tidak punya regulasi yang mengatur untuk pariwisata,” ungkap Rustam kepada awak media di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bontang Selasa (20/10/2020).

    Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bontang ini, Kota Taman harus memiliki rencana strategis (renstra) pariwisata. Baik rencana jangka pendek maupun jangka panjang.

    “Kami berharap adanya Raperda Kota Bontang tentang pembangunan kepariwisataan, sehingga Bontang menjadi tempat wisata yang luar biasa,” harap Rustam.

    Dikutip dari laman resmi pemerintah Kota Bontang www.bontangkota.go.id potensi budaya dan daya tarik pariwisata Bontang sangat beragam.

    Budaya, tradisi dan kesenian Kota Bontang sangatlah banyak. seperti Pesta Laut Bontang Kuala, Pesta Adat Erau Pelas Benua Guntung, seni dan budaya Kanaan (Kelurahan Kanaan), perkampungan tradisional dan even tahunan Bontang City Carnaval.

    Selain itu, kondisi alam bahari dan daya tarik wisata minat khusus juga tersedia. Seperti kawasan mangrove di Tanjung Limau, Pulau Gusung, Pulau Kedindingan, Pulau Tihi-Tihi, Pulau Melahing.

    Ada pula Kawasan Mangrove Bumi Sekatup Damai, Kawasan Mangrove Berbas Pantai dan Kawasan Mangrove Bontang Kuala (bersampan menyusuri Sungai Belanda ) dan wisata bahari atau bawah laut (Pulau Beras Basah, Pulau Kedindingan, Pulau Segajah dan Selangan berupa keramba).

    “Kita memiliki banyak potensi baik dari alam (hutan mangrove dan pantai), kita memilki banyak budaya dan kesenian yang berbeda dengan tempat lain. Oleh karena itu regulasi yang mengatur tentang pariwisata ini sangat dibutuhkan,” tutur Rustam.

    Ketua DPRD Bontang Ketua Komisi II DPRD Bontang Ketua PHRI Bontang Pariwisata Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Fender Jembatan Mahakam Habis Ditabrak Dua Kali, DPRD Kaltim Targetkan Perbaikan Rampung November

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masjid Pemprov Kaltim, Tak Sekadar Tempat Ibadah, Jadi Ruang Nyaman bagi Masyarakat

    Ratu ArifanzaSeptember 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masjid yang berada di kawasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) tak…

    Mikroplastik Ada di Air Hujan hingga Tubuh Manusia, Seberapa Berbahaya?

    September 19, 2026

    Hati-Hati, Air Void Bekas Tambang Hanya Layak untuk Pengairan Pertanian

    September 19, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Usia 30 Tahun, Idealnya Punya Tabungan Sebesar Gaji Setahun? Ini Patokan dan Cara Mengejarnya

    September 19, 2026
    1 2 3 … 3,351 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.