Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Rusmadi Ingin Bukti Surat Pemecatan, Siswadi: Jangan Bohongi Publik, Jangan Ngaku-ngaku Kader PDIP
    Daerah

    Rusmadi Ingin Bukti Surat Pemecatan, Siswadi: Jangan Bohongi Publik, Jangan Ngaku-ngaku Kader PDIP

    AdminBy AdminFebruari 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Samarinda Siswadi angkat bicara mengenai permintaan Rusmadi Wongso soal dirinya yang menginginkan agar Siswadi menunjukkan bukti surat pemecatan dirinya sebagai kader PDIP.
    Siswadi menyampaikan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) milik Rusmadi yang saat ini ramai beredar di berbagai media justru memperjelas kalau mantan Sekprov Kaltim yang kini melanjutkan langkahnya ke Pilkada Samarinda 2020 sebagai bakal calon wakil walikota itu bukan kader PDIP, melainkan simpatisan partai.
    “Justru memperjelas, kalau dia (Rusmadi Wongso) bukan kader PDIP. Kenapa? Karena dia tidak bisa membedakan, mana simpatisan, mana kader dan mana pengurus,” ungkap Siswadi saat dihubungi via telepon, Sabtu (1/2/2020).
    Siswadi mengatakan meski Rusmadi memiliki KTA, namun tidak berarti dirinya adalah kader partai banteng bermoncong putih tersebut.
    “Lebih dari 47 ribu orang di Samarinda memegang kartu PDIP. Tidak berarti yang pegang kartu itu adalah kader, ya simpatisan,” tutur Ketua DPRD Kota Samarinda.
    Terkait kepemilikan KTA PDIP yang dimiliki Rusmadi, Siswadi menyampaikan bahwa kartu tersebut dikeluarkan untuk kebutuhan kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 lalu.
    “Dimana saat itu Rusmadi berpasangan dengan Safaruddin, Mantan Kapolda Kaltim yang kini duduk sebagai pucuk pimpinan DPD PDIP Kaltim. Kebetulan, dia (Rusmadi) punya (KTA PDIP) itu tahun 2018 dia mau mencalonkan diri sebagai Gubernur,” tegas Siswadi.
    Mengenai keikutsertaan Rusmadi dalam sekolah calon kepala daerah, dikatakan Siswadi itu adalah bagian dari mekanisme yang memang wajib di ikuti pasca ditetapkan sebagai kandidat yang diusung PDIP pada Pilgub lalu.
    “Jangan bohongi publik, tidak usah ngaku-ngaku PDIP saat Pilkada aja. Terus minta dipecat, lah kalau dia bukan kader, gimana mecatnya,” tegasnya, sekaligus menjawab surat pemecatan yang diminta Rusmadi.
    Untuk memiliki KTA PDIP, disebut Siswadi bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki KTA partai pemenang yang berhasil membawa Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia untuk periode ke-dua ini.
    Siswadi menegaskan bahwa majunya Rusmadi di Pilkada Samarinda sebagai bakal calon Wakil Walikota Samarinda yang berpasangan dengan Andi Harun, tidak akan mendapat dukungan dari PDIP.
    “Kenapa sudah mengikrar duluan, yang mengusung calon itu partai loh, bukan kandidat yang mengusung partai,” lanjutnya.
    Kehadiran Rusmadi di Pilkada Samarinda 2020 ini disebut Siswadi tanpa melalui proses penjaringan seperti 12 nama lain yang menaruh harapan untuk didukung PDIP.
    “Tidak daftar gimana mau diproses, makanya saya pastikan tidak diusung,” pungkasnya, menghargai kandidat lain yang sudah mendaftar ke PDIP saat ini.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Andika SaputraAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Celni Pita…

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Agustus 29, 2026

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.