Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Rusli: ASN yang Terbukti Menggunakan Narkoba, Sebaiknya Langsung Dipecat
    DPRD Bontang

    Rusli: ASN yang Terbukti Menggunakan Narkoba, Sebaiknya Langsung Dipecat

    AdminBy AdminNovember 23, 202001 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang Rusli angkat bicara soal adanya aparatur sipil negara (ASN) di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

    Rusli meminta agar oknum yang terbukti mengonsumsi barang haram tersebut diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

    “Menurut saya harus dipecat, tidak ada ampun. Tidak ada SP (surat peringatan) kalau terkait kasus narkoba,” kata Rusli, saat ditemui di Gedung Sekretariat DPRD Kota Bontang , Senin (23/11/2020).

    Rusli juga menyebutkan seharusnya seorang ASN tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba yang tentu dapat merugikan, bukan hanya oknum yang bersangkutan tapi instansi tempat dia bekerja.

    Politikus Partai Hanura ini juga mengaku menyambut baik kegiatan tes urin yang dilakukan secara mendadak, sehingga diharapkan efektif untuk memberantas peredaran narkoba di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

    Tujuannya, tentu demi kebaikan bersama di lingkungan Pemerintahan Kota Bontang. Sebab bila narkoba sudah masuk ke area pemerintahan, maka bisa dipastikan pelayanan publik kelak pasti akan terganggu.

    “Kita akan mendesak pemerintah untuk segera memprogramkan tes urine secara keseluruhan termasuk anggota DPRD sekalipun” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, ​Jakarta – Dalam lanskap komunikasi kesehatan masyarakat, perdebatan mengenai kebiasaan merokok sering kali terjebak…

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.