Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    November 3, 2026

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Karhutla di Samarinda Berulang, BPBD Tunggu Keputusan BNPB soal Water Bombing

    November 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal
    Ekonomi

    Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal

    IraBy IraJuli 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Beberapa kios Pasar Pagi Samarinda terlihat masih banyak yang tutup (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, tapi ribuan kios di Pasar Pagi Samarinda hingga kini belum beroperasi.

    Kondisi tersebut membuat potensi perputaran ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), belum tergarap secara maksimal.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan, memberikan kesempatan hingga akhir Agustus 2026 kepada para penerima kios. Untuk segera menempati dan menjalankan, aktivitas usahanya.

    Jika hingga batas waktu tersebut kios masih dibiarkan kosong, hak penggunaannya akan dievaluasi dan dapat dialihkan kepada pedagang lain yang siap berjualan.

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan, persoalan masih banyaknya kios yang belum aktif. Menjadi salah satu pembahasan dalam rapat evaluasi Pasar Pagi pekan lalu.

    Menurutnya, keberadaan kios yang kosong membuat aktivitas perdagangan belum tumbuh optimal dan mengurangi daya tarik masyarakat untuk berbelanja di pasar rakyat.

    “Hampir 1.500 kios masih belum terisi. Disdag sudah memberikan imbauan, bahkan menetapkan batas waktu. Kalau sampai akhir Agustus tidak dimanfaatkan, maka akan diambil alih untuk diberikan kepada pedagang yang benar-benar mau berjualan,” ujarnya, di Samarinda, Senin, 20 Juli 2026.

    Ia menegaskan, kios yang hanya dimiliki tanpa digunakan tidak memberikan manfaat bagi perekonomian daerah. Selain membuat kawasan pasar terlihat sepi, kondisi tersebut juga menghambat optimalisasi aset milik pemerintah.

    “Kalau cuma disimpan begitu saja, tentu tidak menarik perhatian masyarakat. Aktivitas perdagangan tidak tumbuh dan potensi PAD juga tidak maksimal,” katanya.

    Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kota Samarinda telah menerbitkan pengumuman tertanggal 18 Juni 2026 yang meminta seluruh penerima fasilitas kios segera mengambil kunci dan menempati lapaknya.

    Pedagang yang tidak menunjukkan komitmen untuk berniaga berpotensi kehilangan hak penggunaan kios.

    Dari sekitar 2.500 unit kios yang tersedia, sekitar 1.500 di antaranya masih belum aktif beroperasi. Sebagian pedagang telah mengambil kunci tetapi belum membuka usaha, sementara sebagian lainnya belum memanfaatkan lapak yang telah diberikan.

    Pemkot berharap evaluasi yang dilakukan hingga akhir Agustus mampu meningkatkan tingkat keterisian kios sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Pagi kembali bergeliat.

    Dengan semakin banyak kios yang beroperasi, perputaran ekonomi di kawasan pasar diharapkan meningkat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD Kota Samarinda.

     

    Marnabas Patiroy Pasar Pagi Pasar Pagi Samarinda Pemkot Samarinda Sekda Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    November 3, 2026

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Delapan RT di Sempaja Barat Terima Hasil Pengadaan Barang dan Tanaman TOGA

    November 2, 2026

    Hujan Belum Menjangkau Wilayah Rawan, Karhutla Masih Ancam Samarinda

    November 2, 2026

    Biaya Pakan Sapi dan Kambing di Samarinda Naik, Peternak Harus Cari Rumput Lebih Jauh

    November 2, 2026

    Tinjau Lokasi Kebakaran di Dadi Mulya, Celni Pita Sari dan Lurah Salurkan Bantuan kepada Korban

    November 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    AminahNovember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 70 wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia…

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Karhutla di Samarinda Berulang, BPBD Tunggu Keputusan BNPB soal Water Bombing

    November 3, 2026

    Gubernur Kaltim Pastikan Pasokan Batu Bara dan Perbaikan Jalan di Kutai Timur

    November 3, 2026

    Delapan RT di Sempaja Barat Terima Hasil Pengadaan Barang dan Tanaman TOGA

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,424 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.