Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Resmi Ditetapkan, 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag Ajak Umat Jaga Toleransi
    Nasional

    Resmi Ditetapkan, 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Kemenag Ajak Umat Jaga Toleransi

    AbdiBy AbdiFebruari 17, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (tengah) saat menyampaikan pengumuman hasil Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah melalui siaran resmi Kementerian Agama RI (sc.youtube/Official iNews)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemeng RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan usai Sidang Isbat penentuan awal Ramadan yang digelar Selasa, 17 Februari 2026.

    Penetapan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil perhitungan astronomis (hisab) dan laporan rukyat yang menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria visibilitas.

    Sidang Isbat berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Forum tersebut dihadiri perwakilan duta besar negara sahabat, organisasi kemasyarakatan Islam, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, serta para ahli ilmu falak dari berbagai instansi.

    Berdasarkan paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia pada Selasa petang masih berada di bawah ufuk. Data menunjukkan ketinggian hilal berkisar antara minus 1,5 derajat hingga minus 1,2 derajat di berbagai titik pemantauan.

    Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag Cecep Nurwendaya menjelaskan kondisi tersebut membuat hilal mustahil terlihat, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan alat optik.

    “Berdasarkan kriteria MABIMS, hilal dinyatakan terlihat apabila mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat. Parameter tersebut belum terpenuhi, bahkan di belahan bumi mana pun,” jelasnya saat seminar posisi hilal.

    Karena tidak adanya laporan hilal terlihat, pemerintah menetapkan metode istikmal, yakni menyempurnakan bulan Syakban menjadi 30 hari. Dengan demikian, Rabu 18 Februari 2026 masih bertepatan dengan 30 Syakban 1447 H, dan Ramadan dimulai keesokan harinya (Kamis, 19 Februari 2026).

    Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menyampaikan, Kemenag telah mengerahkan tim rukyat di sedikitnya 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua.

    “Sidang Isbat merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan kepastian pelaksanaan ibadah umat Islam. Metode hisab dan rukyat kami integrasikan agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah dan empiris,” ujarnya.

    Penetapan pemerintah ini berbeda dengan keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang sebelumnya telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

    Menanggapi perbedaan tersebut, Menteri Agama mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menjunjung tinggi nilai toleransi.

    “Perbedaan adalah rahmat. Mari kita jaga ukhuwah Islamiyah dan tidak menjadikan perbedaan awal puasa sebagai sumber perpecahan. Fokuslah pada esensi Ramadan untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat silaturahmi,” tegasnya.

    Dengan keputusan ini, umat Islam yang mengikuti ketetapan pemerintah akan melaksanakan salat Tarawih pertama pada Rabu malam dan mulai menunaikan ibadah puasa pada Kamis pagi, 19 Februari 2026.

     

    Kemenag RI Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Ramadan Sidang Isbat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026

    Kemnaker Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Gelombang Green Jobs dan Era Digital

    April 28, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.