Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tindak Lanjuti LHP BPK, Pemprov Kaltim Tata Ulang Pemanfaatan Aset Daerah

    Juli 10, 2026

    Prancis ke Semifinal, Mbappe Tebus Gagal Penalti dengan Gol dan Assist

    Juli 10, 2026

    Percepat Swasembada Pangan, DPTPH Kaltim Andalkan Petani Muda Lewat 70 Brigade Pangan

    Juli 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Realisasi Program RLH di Kaltim Masih Terkonsentrasi di Perkotaan, Mahakam Ulu Baru 8 Unit
    Diskominfo Kaltim

    Realisasi Program RLH di Kaltim Masih Terkonsentrasi di Perkotaan, Mahakam Ulu Baru 8 Unit

    SittiBy SittiAgustus 24, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kaltim Irhamsyah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih menghadapi ketimpangan yang mencolok dengan mayoritas pembangunan terkonsentrasi di kawasan perkotaan.

    Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kaltim Irhamsyah mengakui alokasi RLH di daerah perkotaan lebih dominan karena perusahaan-perusahaan besar yang memberikan dana corporate social responsibility (CSR) beroperasi di sana. Akibatnya, daerah pelosok seperti Mahakam Ulu mengalami kekurangan pembangunan RLH.

    “Perkotaan mendapatkan RLH terbanyak karena perusahaan-perusahaan banyak beroperasi di sana dan pembangunan harus berada di ring satu lingkungan perusahaan. Daerah pelosok perlu ditingkatkan,” ujar Irhamsyah saat Jumpa Pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Jumat (23/8/2024).

    Berdasarkan data yang dikeluarkan Pemprov Kaltim, realisasi pembangunan RLH dari tahun 2022 hingga 2024 bervariasi di setiap kabupaten/kota. Samarinda dan Kutai Timur tercatat sebagai daerah dengan pembangunan RLH terbanyak, masing-masing sebanyak 52 unit. Diikuti Balikpapan dengan 50 unit, Bontang 29 unit, Paser 30 unit, Kutai Kartanegara 32 unit, Kutai Barat 22 unit, Penajam Paser Utara 21 unit, Berau 10 unit dan Mahakam Ulu hanya 8 unit.

    Perusahaan yang berkontribusi di Mahakam Ulu pun terbatas, dengan hanya beberapa perusahaan yang memberikan sumbangan RLH. Seperti, PT Hastomulyo Adiprima hanya menyumbang 2 unit, sementara perusahaan lain seperti PT Raka Utama, PT En Handayani, PT Sukses Putra Tanjung, PT Relis, BNB, KSO, PT Pittu Babbana Ginangga, dan Dewata Saeit Nusantara masing-masing menyumbang satu unit.

    Irhamsyah menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berupaya untuk menggalang lebih banyak perusahaan yang beroperasi di Mahakam Ulu agar dapat ikut berkontribusi dalam program RLH ini.

    “Kami kemarin menghimpun perusahaan, khususnya di Mahakam Ulu. Nanti perusahaan besar itu akan diberikan proposal supaya mereka bisa berkontribusi dengan lingkungan,” terangnya.

    Selain keterlibatan perusahaan melalui dana CSR, pembangunan RLH juga melibatkan TNI melalui Koramil dan Babinsa di masing-masing wilayah.

    “TNI yang membangun rumah-rumah ini. Semua pembiayaan dari perusahaan, tapi pelaksanaan di lapangan oleh TNI,” tambah Irhamsyah.

    Pria yang baru saja ditunjuk sebagai Plt Kepala Disdikbud Kaltim itu menyebut masalah kemiskinan lebih banyak terjadi di perkotaan, meskipun kondisi di pelosok tidak kalah memprihatinkan.

    “Kemiskinan banyak terjadi di perkotaan, kalau di pelosok seperti pinggir Mahakam itu sudah terbiasa dengan kehidupan mereka. Di perkotaan itu tingkat kemahalan lebih tinggi,” jelas Irhamsyah.

    Sejak program ini berjalan pada 2022, telah tercapai sekitar 60 persen dari target 508 unit RLH yang direncanakan hingga 2024. Total dana CSR yang terkumpul hingga Juli 2024 mencapai Rp36,9 miliar, sementara dana yang telah digunakan untuk membangun RLH sekitar Rp35,6 miliar untuk 310 unit rumah.

    Namun, masih ada 198 unit RLH yang belum dibangun meskipun dana telah terkumpul. Irhamsyah optimis dengan kerja sama dan dukungan berbagai pihak, target pembangunan RLH dapat tercapai.

    “Sejak 2022 kita sudah berjalan dan alhamdulillah sudah 60 persen dari target kita 508 unit hingga 2024, dengan nilai per satu unit sekitar Rp. 115 juta,” katanya.

    Program RLH ini memiliki dasar hukum yang kuat, Keputusan Gubernur Kalimantan Timur No. 100.3.3.1/K.74/2024 tentang Pembentukan Rumah Layak Huni Provinsi Kalimantan Timur, dan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Prioritas Tanggung Jawab Sosial Lingkungan serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di Provinsi Kalimantan Timur.

    Tujuan utama dari pembangunan RLH ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan, serta sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

    Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mempercepat penurunan tingkat kemiskinan dan memberikan jaminan keselamatan, kesehatan, dan kelayakan hidup kepada masyarakat berpenghasilan rendah di Kalimantan Timur.

    “Yang jelas, mengapa lebih banyak di perkotaan karena perusahaan yang menyumbang dana CSR-nya kebanyakan dari kota. Tapi, kita harus pastikan pembangunan di daerah pelosok juga mendapat perhatian yang sama, karena mereka juga bagian dari masyarakat yang membutuhkan,” tegas Irhamsyah.

    CSR Irhamsyah RLH Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tindak Lanjuti LHP BPK, Pemprov Kaltim Tata Ulang Pemanfaatan Aset Daerah

    R’syaJuli 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalimantan Timur (Kaltim) Munawwar mengatakan…

    Prancis ke Semifinal, Mbappe Tebus Gagal Penalti dengan Gol dan Assist

    Juli 10, 2026

    Percepat Swasembada Pangan, DPTPH Kaltim Andalkan Petani Muda Lewat 70 Brigade Pangan

    Juli 10, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Pagu Bapperida Samarinda 2027 Tembus Rp36 Miliar, Gaji dan Revisi RPJMD Jadi Prioritas

    Juli 10, 2026
    1 2 3 … 3,205 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.