Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Legislasi Didominasi Eksekutif, Andi Harun Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan

    April 11, 2026

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026

    Poprov Kaltim 2026 Resmi Dijadwalkan, Fokus Persiapan Menuju PON 2028

    April 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Realisasi Belanja Daerah Provinsi Kaltim Tembus Rp20,46 Triliun
    Diskominfo Kaltim

    Realisasi Belanja Daerah Provinsi Kaltim Tembus Rp20,46 Triliun

    VinsensiusBy VinsensiusMaret 14, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Realisasi Belanja Daerah di Provinsi Kalimantan Timur mencapai Rp20,463 triliun atau sebesar 92,19 persen dengan target Rp22,198 triliun.

    Informasi terkait realisasi belanja daerah itu diungkapkan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024 pada momentum Rapat Paripurna (Rapur) ke-9 dan Pelantikan Anggota DPRD Provinsi Kaltim Penetapan Panitia Khusus (Pansus) yang dihelat di Gedung B Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jumat 14 Maret 2025.

    Rudy Mas’ud merincikan belanja daerah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024 diformulasikan untuk membeli empat jenis belanja.

    Pertama, kata dia, belanja koperasi. Kedua, belanja modal. Ketiga, belanja tak terduga dan keempat, belanja transfer.

    Diterangkan Rudy Mas’ud, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyusun LKPJ tahun 2024 berdasarkan kinerja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Penyusunan LKPJ ini berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025 dan menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan daerah untuk periode 2024-2026.

    Secara teknis, kata dia, LKPJ disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024 yang mengatur pelaksanaan evaluasi tersebut. LKPJ juga memuat tindak lanjut dari DPRD Provinsi Kalimantan Timur atas kinerja gubernur sebelumnya dalam menjalankan roda pemerintahan.

    Menurut Rudy Mas’ud visi pembangunan Kalimantan Timur pada periode 2025-2030 adalah “Terwujudnya Masyarakat yang Adil dan Sejahtera dalam Pembangunan Berkelanjutan”. Visi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pemerataan pembangunan.

    Selain itu, sambungnya, ditilik dari kondisi geografis dan demografi Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di Pulau Kalimantan dengan luas wilayah mencapai 127.346,92 km². Berdasarkan data terakhir, populasi Kalimantan Timur pada tahun 2020 tercatat sebanyak 3.941.766 jiwa, dan meningkat menjadi 4.123.303 jiwa pada akhir tahun 2024. Sedangkan, terkait
    pelaksanaan APBD 2024 terdiri dari tiga sumber utama pendapatan daerah, yaitu pendapatan asli daerah (PAD),
    pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan yang sah.

    Ia merincikan pendapatan daerah Kalimantan Timur tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp21,261 triliun dan terealisasi melebihi target, yaitu sebesar Rp22,083 triliun. Capaian ini menunjukkan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah serta optimalisasi sumber pendapatan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

    Dengan adanya evaluasi melalui LKPJ 2024, diharapkan Kalimantan Timur dapat terus berkembang sebagai provinsi yang unggul dalam pembangunan, sejalan dengan visi dan misi pembangunan berkelanjutan untuk tahun-tahun mendatang.

    DPRD Kaltim Gubernur Kaltim LKPj Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Kabel Semrawut, Pansus DPRD Dorong Regulasi Utilitas Perkabelan

    April 9, 2026

    Data Penduduk Tak Sinkron, DPRD Samarinda Ingatkan Risiko Salah Nilai Kinerja Daerah

    April 9, 2026

    Gubernur Kaltim Tekankan Serapan Anggaran Triwulan II, WFH Diklaim Tekan Biaya Operasional

    April 6, 2026

    Kaltim Dorong Kakao dan Kelapa Jadi Sektor Unggulan Baru di Luar Tambang

    April 4, 2026

    Kaltim Komitmen Kurangi Ketergantungan Beras dari Luar

    April 3, 2026

    THR Tenaga Ahli DPRD Kaltim Belum Cair, DPRD Dorong Segera Disalurkan

    April 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Legislasi Didominasi Eksekutif, Andi Harun Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan

    Ratu ArifanzaApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti kuatnya dominasi kekuasaan eksekutif dalam proses…

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026

    Poprov Kaltim 2026 Resmi Dijadwalkan, Fokus Persiapan Menuju PON 2028

    April 11, 2026

    Geger! Toples Berisi Potongan Jari Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Samarinda

    April 11, 2026

    Wawali Samarinda Ajak Perkuat Silaturahmi di Halal Bihalal Muhammadiyah Kaltim

    April 11, 2026
    1 2 3 … 3,050 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.