Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Siapkan Hearing dengan PLN dan PDAM, Soroti Kerugian Warga

    Oktober 21, 2026

    Celni Minta Pemerintah Pusat Tetapkan Karhutla Kalimantan sebagai Bencana Nasional

    Oktober 21, 2026

    Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan

    Oktober 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan
    Kaltim

    Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan

    AminahBy AminahOktober 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Situasi unjuk rasa Gerakan Rakyat Menggugat di depan Kantor Gubernur Kaltim, Rabu, 21/10/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penetapan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai bencana nasional hingga evaluasi Program Gratispol menjadi tuntutan Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) dalam aksi di Depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Jalan Gajah Mada Kota Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026.

    Massa dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil, berkumpul di depan kompleks perkantoran gubernur.

    Orasi disampaikan secara bergantian melalui mobil komando yang berada di lokasi aksi. Sejumlah personel kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tampak berjaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi.

    Mengusung tema “2 Tahun Prabowo-Gibran: Kaltim Jadi Anak Tiri, Kaltim Jadi Abu di Tanah Sendiri”, massa melontarkan kritik terhadap persoalan lingkungan dan energi, mulai dari karhutla, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), hingga pemadaman listrik bergilir.

    Humas Geram Candra menilai, kekayaan sumber daya alam Kaltim yang meliputi batu bara, minyak bumi, dan gas alam belum sebanding dengan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat.

    “Kaltim ini sumber daya alamnya dikeruk habis-habisan. Dari perut bumi ada batu bara, gas alam, dan minyak bumi. Tapi hari ini, apakah keadilan dan kesejahteraan itu terjadi?” kata Candra di lokasi aksi.

    Geram mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan menindak tegas perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Perusahaan yang tidak melaksanakan reklamasi pascatambang juga diminta mendapat tindakan tegas.

    Di sektor energi, massa menuntut penyelesaian kelangkaan BBM yang menurut mereka turut terjadi hingga wilayah terpencil, serta penghentian pemadaman listrik bergilir di Kaltim.

    Massa juga meminta evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sementara kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, Geram mendesak evaluasi program Gratispol.

    Di tengah penyampaian tuntutan, Geram meminta bertemu langsung dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Namun, Candra mengaku belum mendapat kepastian mengenai pertemuan tersebut hingga wawancara berlangsung.

    “Pastinya hari ini rekan-rekan ingin kita masuk ke dalam. Kita bisa menemui pimpinan sebagai perpanjangan tangan dari rakyat dan masyarakat,” ujarnya.

    Geram telah menyiapkan langkah lanjutan jika gubernur tidak menemui massa, termasuk menutup dua jalur jalan di sekitar lokasi aksi.

    “Kalau hari ini Bapak Gubernur Rudy Mas’ud tidak menemui kita, kita membuat grand design. Kita akan menutup jalan dua jalur ini,” kata Candra.

    Ia juga membuka kemungkinan aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti. Menurut perkiraannya, demonstrasi tersebut melibatkan 300-500 orang dari sekitar 30 sampai lebih dari 40 lembaga.

     

    Aksi Aliansi Mahasiswa GERAM Demo GERAM (Gerakan Rakyat Menggugat) Kantor Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Siapkan Hearing dengan PLN dan PDAM, Soroti Kerugian Warga

    Ratu ArifanzaOktober 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kota Samarinda berencana memanggil Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Daerah…

    Celni Minta Pemerintah Pusat Tetapkan Karhutla Kalimantan sebagai Bencana Nasional

    Oktober 21, 2026

    Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan

    Oktober 21, 2026

    Celni Dorong Kurasi UMKM untuk Isi Teras Samarinda Tahap II

    Oktober 21, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan S2 Pendidikan Olahraga, Bidik Mahasiswa dari Berbagai Daerah

    Oktober 21, 2026
    1 2 3 … 3,397 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.