Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Rapak Lambur Jadi Pilot Project Optimalisasi Lahan
    Diskominfo Kukar

    Rapak Lambur Jadi Pilot Project Optimalisasi Lahan

    VinsensiusBy VinsensiusApril 26, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah dan nasional, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menetapkan Desa Rapak Lambur sebagai wilayah Program Optimalisasi Lahan (Oplah). Penetapan ini dilakukan setelah berdialog langsung dengan para petani dan nelayan yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) di Gapoktan Rapak Lambur pada Rabu, 23 April 2025.

    Edi Damansyah menegaskan, program Oplah merupakan bagian integral dari visi pembangunan Kukar Idaman sekaligus sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama program ini adalah meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya tanaman padi dan pangan lainnya, sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan nasional.

    Dalam dialog tersebut, Bupati Edi menanyakan secara langsung kesiapan kelompok tani untuk meningkatkan hasil produksi hingga memungkinkan tiga kali panen dalam satu tahun. Ia menekankan bahwa kesiapan dan komitmen petani menjadi syarat utama sebelum wilayah tersebut resmi ditetapkan sebagai pilot project Oplah.

    “Sebelum menetapkan, kita harus pastikan bahwa para kelompok tani siap meningkatkan produksi. Kalau sudah siap, kita sepakati bersama. Harapannya, hasil panen nanti melimpah, berkualitas, dan bisa tiga kali dalam setahun. Ini tentu akan berdampak besar pada ekonomi daerah dan kesejahteraan petani,” ujar Edi.

    Lebih lanjut, Bupati Kukar menyampaikan bahwa optimalisasi lahan tidak hanya fokus pada pemanfaatan sarana prasarana pertanian yang sudah ada. Pemerintah daerah juga berkomitmen menambah fasilitas baru, memperbaiki infrastruktur pertanian, serta aktif mengevaluasi dan mengatasi kendala-kendala yang terjadi di lapangan.

    Edi juga menekankan pentingnya menjaga sinergitas dan kekompakan antarkelompok tani. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi dan dukungan semua pihak, baik antarpetani maupun dengan pemerintah daerah.

    “Terus tingkatkan kekompakan dan saling mendukung dalam mengembangkan sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Kukar, melalui dinas terkait, akan terus memperhatikan kebutuhan para petani. Ini semua demi menjaga ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

    Program optimalisasi lahan ini menjadi salah satu strategi Kukar dalam menjawab tantangan sektor pertanian, seperti fluktuasi produksi akibat perubahan iklim dan keterbatasan lahan produktif. Dengan model pilot project di Desa Rapak Lambur, diharapkan dapat menjadi contoh sukses yang dapat direplikasi di wilayah-wilayah lain di Kutai Kartanegara.

    Komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar untuk mendukung sektor pertanian semakin diperkuat dengan langkah konkret seperti pelatihan, penyediaan bibit unggul, peningkatan akses terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pendampingan teknis secara berkelanjutan bagi para petani.

    Dengan semangat gotong royong, optimalisasi lahan di Desa Rapak Lambur diharapkan bukan hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi petani lokal. Ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kukar sebagai daerah yang mandiri dan berdaya saing dalam bidang pertanian. (Adv)

    Bupati Kukar Edi Damansyah Kukar Pemkab Kukar Rapak Lambur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    Andika SaputraApril 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait konflik lahan antara masyarakat dan PT Budiduta…

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026

    Presiden Borneo FC Nabil Husein Tegaskan Ambisi Juara Musim Ini

    April 27, 2026

    Didatangi Komisi III DPR RI, Polresta Samarinda Pamerkan Inovasi Pelayanan Masyarakat

    April 27, 2026
    1 2 3 … 3,076 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.