Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    RTLH Harus Diintervensi Guna Dukung Percepatan Penurunan Stunting

    Juni 10, 2026

    Piala Dunia 2026 Dongkrak Antusiasme Warga, Warkop Siap Jadi Tempat Nobar

    Juni 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rakerkesda Kaltim 2023, Akmal Malik: Dinas Kesehatan Bukan Dinas Kesakitan
    Diskominfo Kaltim

    Rakerkesda Kaltim 2023, Akmal Malik: Dinas Kesehatan Bukan Dinas Kesakitan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 1, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) bertema “Transformasi sistem kesehatan untuk mewujudkan masyarakat sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan di Provinsi Kalimantan Timur”. Acara digelar Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim di Ballroom Swiss-Belhotel Balikpapan, Kamis (30/11/2023).

    Pj Gubernur Akmal Malik mengatakan pembangunan bidang kesehatan diarahkan pemerintah untuk menjadikan rakyat Indonesia sehat dan kuat.

    Harapannya ke depan Kaltim memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas, serta memiliki daya saing tinggi di era global.

    Pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu dari enam urusan wajib pelayanan dasar yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

    Sebab itu evaluasi pelaksanaan urusan pelayanan dasar di bidang kesehatan di daerah menjadi sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini masih lebih didominasi pendekatan kuratif daripada pendekatan preventif.

    “Kita ini namanya dinas kesehatan bukan dinas kesakitan,” canda Akmal.

    Jadi lanjut Akmal, dengan pendekatan preventif bisa dilakukan tindakan untuk mencegah berbagai masalah kesehatan. Tindakan preventif lebih masif dalam melibatkan orang.

    Saat ini, ujar Akmal, Indonesia sedang menghadapi triple burden atau beban tiga kali lipat berbagai masalah penyakit yaitu, penyakit infeksi new emerging dan re-emerging seperti Covid-19, penyakit menular yang belum teratasi dengan baik dan penyakit tidak menular (PTM) yang cenderung naik setiap tahunnya.

    Angka PTM sejak tahun 2010 mulai meningkat yang antara lain disebabkan pola asuh, pola gerak dan pola makan yang tidak baik sehingga muncullah penyakit jantung, gagal ginjal, kanker dan stroke.

    Tidak kalah penting, lanjut Akmal adalah bagaimana penanganan permasalahan kesehatan, salah satunya adalah penanganan stunting yang angkanya cukup tinggi di Kalimantan Timur. Hal ini memerlukan sinergi dan kolaborasi stakeholder terkait untuk penanganannya.

    Penanganan stunting menurut Akmal harus dengan pemberian makanan tambahan (PMT), bukan dengan konvergensi atau rapat-rapat.

    “Tolong road map-nya seperti apa. Dukungannya dari berbagai pihak. Apalagi tadi sudah tanda tangan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim. Komitmennya kita tunggu,” tegas Akmal yang menyaksikan penandatanganan komitmen antara dinas kesehatan provinsi Kaltim dengan dinas kesehatan kabupaten/kota se-Kaltim terkait dukungan terbentuknya Griya Sehat di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

    Tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin, Kepala Brida Fitriansyah, Direktur RSUD AW Sjahranie dr David Masjhoer, Direktur RSJD Atma Husada Mahakam Indah Puspitasari, Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol Djarot Wibowo dan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota se-Kaltim.

    Akmal Malik Rakerkesda Kaltim 2023 SDM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    SittiJuni 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Langkah Pemerintah Kota Samarinda dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…

    RTLH Harus Diintervensi Guna Dukung Percepatan Penurunan Stunting

    Juni 10, 2026

    Piala Dunia 2026 Dongkrak Antusiasme Warga, Warkop Siap Jadi Tempat Nobar

    Juni 10, 2026

    Patuh Pada Partai, PAN Klaim Tak Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket

    Juni 10, 2026

    Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi

    Juni 10, 2026
    1 2 3 … 3,136 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.