Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»PUPR Samarinda Evaluasi Tempias Hujan di Pasar Pagi, Pertimbangkan Solusi Tanpa Ganggu Estetika
    Pemkot Samarinda

    PUPR Samarinda Evaluasi Tempias Hujan di Pasar Pagi, Pertimbangkan Solusi Tanpa Ganggu Estetika

    RidhoBy RidhoJanuari 5, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, saat ditemui awak media
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah mengevaluasi keluhan masyarakat terkait tempias air hujan yang masuk ke area bangunan Pasar Pagi saat hujan disertai angin kencang.

    Teks: Gedung baru Pasar Pagi Samarinda

    Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda Desy Damayanti menjelaskan, dalam perencanaan awal desain bangunan hanya memperhitungkan curah hujan normal yang jatuh secara vertikal. Sementara itu, hujan yang disertai tekanan angin dari samping tidak menjadi variabel utama karena intensitas kejadiannya relatif jarang.

    “Dalam perencanaan kami menghitung intensitas hujan tetapi tidak memperhitungkan arah datangnya air hujan dari samping akibat angin kencang. Kondisi ini memang belum terakomodasi sejak awal,” ujar Desy Senin, 5 Januari 2026.

    Sebagai salah satu alternatif solusi, PUPR mempertimbangkan pemasangan kanopi tambahan pada sisi bangunan yang terbuka. Namun, menurut Desy, opsi tersebut memiliki sejumlah konsekuensi yang perlu dikaji secara matang, terutama dari aspek estetika dan fungsi bangunan.

    “Kalau kanopi hanya ditambah di satu sisi, bangunannya menjadi tidak simetris dan secara visual kurang baik, apalagi sisi terbuka itu langsung menghadap ke jalan,” jelasnya.

    Selain mengganggu tampilan bangunan, pemasangan kanopi juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan. Desy menyebut, aliran air hujan yang tertahan kanopi dapat mengarah ke bangunan di sisi lain dan memicu keluhan baru dari masyarakat sekitar. Di sisi lain, penutupan area terbuka secara penuh juga dikhawatirkan mengurangi pencahayaan alami di dalam bangunan pasar.

    “Banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Kalau ditutup, cahaya alami akan berkurang. Kalau hanya sebagian, air hujan justru bisa mengalir ke bangunan lain,” tambahnya.

    Meski demikian, kejadian hujan dengan tekanan angin dari arah samping tersebut tetap menjadi bahan evaluasi tim teknis PUPR. Pemerintah Kota Samarinda berencana menyampaikan hasil kajian awal ini kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Wali Kota Samarinda sebagai bahan pertimbangan lanjutan.

    “Kondisi ini akan kami evaluasi bersama tim teknis. Jika secara fungsi dan estetika memungkinkan, tentu akan kami sampaikan sebagai masukan untuk tindak lanjut,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    SittiJuni 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan…

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026

    Pendidikan Tak Harus Formal, Mendikdasmen: SKB Balikpapan Tengah Contoh Baik

    Juni 5, 2026

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,125 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.