Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Puji Minta Sosialisasi KDRT dan Kekerasan Seksual Terus Dilakukan
    DPRD Samarinda

    Puji Minta Sosialisasi KDRT dan Kekerasan Seksual Terus Dilakukan

    SeliBy SeliNovember 8, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda –Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menghadiri sosialisasi tentang pencegahan kasus KDRT lintas sektor berdasarkan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Nomor 12 tahun 2022.

    Kegiatan ini digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda, pada Selasa(8/11/2022) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Samarinda Ulu.

    Menurut Sri Puji Astuti,  kegiatan tersebut sangat penting untuk diketahui sehingga dapat dilakukan pencegahan, baik kasus KDRT ataupun kekerasan seksual di wilayah Kota Samarinda.

    “Artinya dengan kegiatan ini setiap pemangku kepentingan di kelurahan dan kecamatan mampu mengimplementasikan pencegahan kekerasan seksual dan KDRT di lingkungannya hingga pada tingkat RT (Rukun Tetangga) dan keluarga” ujar Puji.

    Puji menjelaskan, saat ini masih banyak masyarakat kita yang belum mengetahui terkait aturan dan regulasi pencegahan kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Sehingga sosialisasi perlu dilakukan secara masif dan langsung kepada masyarakat.

    Politisi  Demokrat itu, menegaskan pencegahan kasus KDRT dan kekerasan seksual pada perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga masyarakat.

    “Masyarakat selain sebagai objek juga subjek atas kebijakan yang perannya diperlukan dalam mengentaskan tindak kekerasan tersebut,” jelasnya.

    Dirinya menyatakan pembentukan organisasi atau forum KDRT maupun kekerasan seksual pada perempuan dan anak dapat dibentuk pada setiap kelurahan dan memastikan pelaksanaannya efektif dan efisien.

    Lebih lanjut ia berharap dengan hadirnya forum pencegahan serta sosialisasi, dapat menciptakan masyarakat sebagai pelopor dan pelapor pada pencegahan kasus KDRT dan kekerasan seksual pada perempuan dan anak.

    “Forum-forum ini dapat dibentuk dan harus lebih direalisasikan program kerjanya. Jangan hanya dibentuk saja lalu tidak aktif kepengurusannya,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.