Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    Juli 6, 2026

    Pemkot Samarinda Janji Mulai Cicil Utang PUPR, Untuk Proyek 2025 Kepada Kontraktor Bernilai Rp290 Miliar

    Juli 6, 2026

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    Juli 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»PT Pertamina EP Sukses Capai Produksi Tertinggi Sebesar 3.545 BOPD
    Nasional

    PT Pertamina EP Sukses Capai Produksi Tertinggi Sebesar 3.545 BOPD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 2, 2024Updated:April 2, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jajaran PT Pertamina EP Sangatta Field, Kalimantan Timur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – General Manager Zona 9 PT Pertamina EP (PEP) Andre Wijanarko menyebutkan pencapaian produksi tertinggi yang

    diraih melalui penerapan strategi aggressive development selama dua tahun terakhir.

    “Sebanyak 20 sumur pengeboran telah put on production atau POP serta 15 sumur workover telah selesai dilakukan di Field Sangatta,” ujarnya pada Selasa, (2/4/2024) melalui siaran persnya.

    Keberhasilan meraih tingkat produksi minyak tertinggi sejak 1987 lalu yaitu dengan menghasilkan sebesar 3.545 BOPD (barrel of oil per day atau barel minyak per hari) pada 24 Maret 2024 lalu.

    Tingkat produksi ini dicapai atas keberhasilan sumur pengembangan ST-217 yang berkontribusi sebesar 269 BPOD sejak diproduksikan pada 20 Maret 2024 dan sumur workover ST-194 yang menyumbang sebesar 206 BPOD sejak 21 maret 2024. Saat ini, PEP Sangatta Field berada di bawah Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Zona 9.

    “Peningkatan success ratio di sumur-sumur tersebut juga tidak lepas dari kegiatan passive seismic dan survey ANT atau Ambient Noise Tomography di Struktur Sangatta,” imbuhnya.

    Ia mengatakan perusahaan melakukan rencana dan teknologi terbaik untuk mempertahankan produksi lapangan migas yang sudah mature.

    “Pencapaian produksi ini menunjukkan adanya hasil yang nyata dari upaya kami dalam menahan laju penurunan produksi alamiah dan mempertahankan tingkat produksi lapangan migas yang kami kelola,” jabarnya.

    Andre juga menambahkan salah satu upaya yang dilakukan perusahaan yang memberikan dampak positif adalah sinergi bersama terkait mitigasi risiko dengan collective and synergized favor melalui Borderless Joint Operation PEP dan PT Pertamina Hulu Sangasanga (PHSS).
    Tercatat di area Sangatta, produksi minyak sebesar 511 BOPD berasal dari 3 sumur borderless yang telah POP sejak tahun 2023.

    Manager Subsurface Development Area 2 Budi Darmawan juga menambahkan bahwa penerapan Continuous Striving Cost Effectiveness Strategy juga memegang peranan penting dalam upaya untuk mengoptimalkan kedalaman sumur pengeboran dan casing design sehingga pengeboran dapat dilaksanakan 17% lebih cepat dengan biaya yang dapat ditekan hingga sekitar US$ 200.000 per sumur.
    Budi menyampaikan dengan capaian ini dapat menjadi pemicu yang baik bagi seluruh tim untuk meningkatkan kinerja.

    “Semoga pencapaian ini dapat menjadi penyemangat seluruh pekerja agar selalu berupaya untuk kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas dalam mencapai target yang diberikan perusahaan,” pungkasnya.

    PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field berada di bawah Subholding Upstream Regional 3 yang dinakhodai PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dalam menjalankan pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

    Andre Wijanarko BPOD PEP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    Nur AjijahJuli 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Proses pemenuhan persyaratan teknis Terowongan Samarinda termasuk penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), ditargetkan…

    Pemkot Samarinda Janji Mulai Cicil Utang PUPR, Untuk Proyek 2025 Kepada Kontraktor Bernilai Rp290 Miliar

    Juli 6, 2026

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    Juli 6, 2026

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Juli 6, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    1 2 3 … 3,194 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.