Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pro Kontra Pelibatan TNI di PKKMB, DPRD Kaltim Minta Jaga Kebebasan Akademik
    DPRD Kaltim

    Pro Kontra Pelibatan TNI di PKKMB, DPRD Kaltim Minta Jaga Kebebasan Akademik

    SittiBy SittiAgustus 19, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) memantik perdebatan publik. Sebagian pihak menilai langkah itu berpotensi mengurangi ruang kebebasan akademik, sementara pihak lain melihat materi wawasan kebangsaan justru penting untuk memperkuat rasa cinta tanah air generasi muda.

    Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin berpendapat pemberian materi wawasan kebangsaan kepada mahasiswa baru merupakan hal yang wajar, selama dilakukan dalam koridor yang sehat.

    “Selama simbol-simbol itu tidak memberikan narasi yang mendegradasi nilai demokrasi, saya pikir wajar-wajar saja. Instrumen TNI memang salah satu tugasnya mempertahankan NKRI dan memberikan pemahaman wawasan kebangsaan,” ujarnya baru-baru ini.

    Menurutnya, di tengah gejala melemahnya semangat nasionalisme, penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan kampus memang relevan. Namun kegiatan ini tidak boleh disusupi agenda politik yang bisa merusak iklim demokrasi.

    “Kalau ada pengarahan untuk mengajak memilih pihak tertentu, itu jelas melanggar. Tapi kalau hanya memberikan informasi terkait wawasan kebangsaan, nilai patriotik dan semangat persatuan, itu justru penting,” kata Salehuddin.

    Ia menilai pentingnya menjaga keseimbangan. Di satu sisi mahasiswa perlu memahami makna kebangsaan, di sisi lain kampus harus tetap menjadi ruang yang bebas dari tekanan dan intervensi yang tidak semestinya.

    “Mahasiswa kita harus mengerti demokrasi dan kebangsaan seperti apa. Selama dilakukan secara proporsional, saya kira tidak ada masalah,” tambahnya.

    Perdebatan mengenai peran TNI dalam PKKMB muncul seiring rencana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang membuka ruang kolaborasi lintas lembaga untuk mengisi materi pengenalan kampus. Kalangan akademisi berpendapat kampus harus tetap berdiri sebagai ruang independen, sedangkan kelompok pro berargumen wawasan kebangsaan perlu ditanamkan sejak dini.

    Salehuddin berharap implementasi kebijakan ini bisa dijalankan dengan bijak agar tujuan memperkuat rasa persatuan tercapai tanpa mengorbankan prinsip kebebasan akademik.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.