Reporter: Rexy – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Republik Indonesia akan melakukan lelang aset kasus korupsi dana investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).
Sebanyak 17 kapal milik tersangka HH akan dilelang dengan harga mulai dari Rp1 miliar hingga Rp8 miliar.
Kepala PPA, Erlan Suherlan bersyukur karena cukup banyak peserta dari berbagai daerah yang ikut dalam pelelangan ini.
“Alhamdulillah para peserta yang ikut cukup banyak ada 18 peserta, tadi sudah kita sampaikan secara detail, rinci dan transparan terkait data fisik maupun administrasi dari kapal yang akan dilelang,” ungkapnya di Kantor Kejari Samarinda Jalan M. Yamin Kota Samarinda, Rabu (30/6/2021).
Di samping itu, bagi peserta yang ingin mengikuti lelang ini harus lebih dulu melakukan persyaratan. Pemenang lelang pun wajib melunasi harga ditambah dengan bea lelang sebesar 2 persen dari harga.
“Teruntuk pemenang lelang harus secepatnya melunasi jika tidak melunasi maka pembeli dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan penawaran lelang langsung disetorkan ke kas negara,” jelasnya.
Kapal yang dilelang juga sesuai dengan kondisi saat disita. Misalnya memiliki cacat, juga kekurangan fisik dan non fisik.
“Makanya nanti para peserta wajib memeriksa kapal yang akan dilelang dengan baik dan teliti, jika terjadi penundaan dan pembatalan pelaksanaan lelang, peserta tidak berhak melakukan penuntutan terhadap Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda maupun PPA Kejari RI,” tuturnya.
Elan menambahkan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan lelang ketiga. Lelang pertama berupa bus dan kedua mobil mewah yang dilaksanakan di Jakarta.
“Nah yang ketiga ini terlaksana di Samarinda berupa kapal. Semoga pelaksanaan lelang bisa berjalan lancar dan terjual secepatnya. Nilai yang dilelang seluruhnya sekitar Rp94 miliar,” pungkasnya.

