Insitekaltim, Samarinda – Portugal akan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Toronto, Kamis 2 Juli 2026 waktu setempat dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat.
Selain memperebutkan satu tempat di babak 16 besar, pertandingan ini juga menyita perhatian karena mempertemukan dua kapten sekaligus ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric.
Bagi Portugal dan Kroasia, ini menjadi pertemuan pertama di ajang Piala Dunia. Meski demikian, kedua negara memiliki sejarah persaingan di kompetisi Eropa.
Portugal pernah mengalahkan Kroasia 3-0 pada fase grup UEFA EURO 1996, kemudian kembali menang 1-0 lewat gol Ricardo Quaresma pada babak 16 besar EURO 2016. Adapun pertemuan terakhir kedua tim terjadi di UEFA Nations League 2024 yang berakhir imbang 1-1.
Portugal melangkah ke fase gugur setelah finis sebagai runner-up Grup K. Selecao mengoleksi satu kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan.
Sementara Kroasia bangkit dari kekalahan pada laga pembuka melawan Inggris dengan meraih kemenangan atas Panama dan Ghana untuk mengamankan posisi kedua Grup L.
Laga ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 32 besar. Ronaldo dan Modric, yang pernah enam musim bermain bersama di Real Madrid, kembali bertemu sebagai lawan setelah sama-sama membawa negaranya lolos ke fase gugur.
Selama membela Los Blancos, keduanya sukses mempersembahkan empat gelar Liga Champions UEFA.
Ronaldo masih menjadi andalan Portugal di lini depan. Kapten Selecao itu telah mencetak dua gol sepanjang fase grup, termasuk saat kemenangan besar atas Uzbekistan.
Sementara Modric tetap memegang peran penting di lini tengah Kroasia. Gelandang berpengalaman tersebut mencatat assist saat Kroasia menundukkan Ghana, yang juga menjadi penampilan ke-201 bersama tim nasional.
Penyerang Portugal Joao Felix menegaskan timnya tetap percaya diri menghadapi Kroasia meski hanya meraih satu kemenangan pada fase grup.
Menurutnya, hasil dua kali imbang tidak mengurangi keyakinan skuad untuk melangkah lebih jauh di turnamen.
“Para pemain tetap tenang. Hasil imbang dalam dua pertandingan bukan berarti kami kehilangan kepercayaan diri. Kami sangat yakin akan menang dan akan melakukan segala upaya untuk lolos ke babak selanjutnya,” ujar Joao Felix, dikutip dari laman resmi FIFA.
Di kubu Kroasia, pelatih Zlatko Dalic meminta para pemain tetap fokus menghadapi Portugal dan tidak terpengaruh kritik yang sempat muncul setelah kekalahan pada laga pembuka. Ia menilai timnya telah menunjukkan karakter dengan bangkit dan memastikan tiket ke fase gugur.
“Kami kembali ke titik yang sama seperti delapan tahun lalu. Tim nasional ini pantas mendapatkan dukungan atas semua yang telah dilakukan untuk negara,” kata Dalic.
Pemenang pertandingan Portugal melawan Kroasia akan melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga Spanyol kontra Austria. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli di Dallas Stadium.

