Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Nilai Impor Turun 63 Persen pada Mei 2026, Surplus Perdagangan Tembus 1,51 Miliar Dolar AS
    Ekonomi

    Nilai Impor Turun 63 Persen pada Mei 2026, Surplus Perdagangan Tembus 1,51 Miliar Dolar AS

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Tambang Migas di Laut Lepas Pantai (ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, nilai impor provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Mei 2026 mengalami penurunan tajam.

    Total impor tercatat sebesar 310,68 juta dolar AS, atau turun 63 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 839,74 juta dolar AS.

    Dikatakan, penurunan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya impor sektor minyak dan gas (migas) maupun nonmigas.

    “Impor migas pada Mei 2026 tercatat sebesar 240,95 juta dolar AS atau turun 67,91 persen dibandingkan April 2026. Sementara impor nonmigas sebesar 69,73 juta dolar AS, turun 21,65 persen,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.

    Secara tahunan, nilai impor Kalimantan Timur juga mengalami kontraksi 25,32 persen dibandingkan Mei 2025.

    Penurunan terjadi pada impor migas maupun nonmigas, meski impor hasil minyak masih mencatat pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Pada kelompok nonmigas, penurunan terdalam berasal dari komoditas mesin dan peralatan mekanis . Serta bagiannya ,yang turun 8,01 juta dolar AS atau 29,89 persen.

    Selain itu, impor kapal, perahu, dan struktur terapung merosot 77,39 persen, sedangkan impor karet dan barang dari karet turun 62,43 persen.

    Di sisi lain, terdapat beberapa komoditas yang mengalami peningkatan. Impor pupuk tercatat naik 81,56 persen menjadi 21,95 juta dolar AS. Ini menunjukkan, masih tingginya kebutuhan sektor pertanian dan perkebunan di Kalimantan Timur.

    Berdasarkan negara asal, total impor nonmigas dari 13 negara utama mencapai 61,32 juta dolar AS, atau turun 6,78 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan terutama berasal dari Malaysia, Amerika Serikat, dan Singapura.

    Sementara itu, impor dari Australia dan Rusia justru mengalami peningkatan selama Mei 2026.

    Dilihat dari golongan penggunaan barang, impor Kalimantan Timur masih didominasi oleh bahan baku dan barang penolong dengan nilai 298,52 juta dolar AS.

    Namun, dibandingkan April 2026, impor kelompok ini turun 63,47 persen. Penurunan juga terjadi pada impor barang modal sebesar 46,69 persen dan barang konsumsi sebesar 14,58 persen.

    Meski impor mengalami penurunan signifikan, kondisi tersebut justru berdampak positif terhadap kinerja perdagangan luar negeri Kalimantan Timur. BPS mencatat surplus neraca perdagangan provinsi ini pada Mei 2026 mencapai 1,51 miliar dolar AS.

    Surplus tersebut ditopang oleh kinerja sektor nonmigas yang membukukan surplus sebesar 1,62 miliar dolar AS. Sementara itu, sektor migas masih mencatat defisit sebesar 104,13 juta dolar AS.

    Menurut BPS, capaian surplus tersebut menunjukkan neraca perdagangan Kalimantan Timur masih berada pada kondisi yang positif, meskipun aktivitas impor mengalami perlambatan yang cukup tajam pada Mei 2026.

    BPS Kaltim Ekonomi Impor Mas'ud Rifai Migas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    13 Kelurahan di Samarinda Rawan Pangan, GPM Jadi Intervensi Pemerintah

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Andika SaputraAgustus 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda…

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,288 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.