Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Politani Samarinda Kreatif, Buat Penelitian Bakar Kayu Bekas Jadi Obat Sakit Gigi
    Daerah

    Politani Samarinda Kreatif, Buat Penelitian Bakar Kayu Bekas Jadi Obat Sakit Gigi

    SeliBy SeliSeptember 8, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian (Poltani) Negeri Samarinda, Abdul Rasyid Zarta.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Akmal – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Samarinda, Abdul Rasyid Zarta mengungkapkan Politani Samarinda melakukan penelitian dari hasil pembakaran kayu bekas.

    “Ada tiga manfaat dari hasil penelitian tersebut yakni sebagai bahan pengawet kayu, bahan pengawet makanan dan obat sakit gigi serta menghilangkan aroma tidak sedap,” kata Abdul Rasyid Zarta saat ditemui, Rabu (8/9/2021).

    Ia menjelaskan proses pembuatan bahan pengawet tersebut  berasal dari hasil pembakaran berupa asap yang ditangkap. Kemudian melewati tahapan kondensasi sampai menjadi cairan. Bahan pembakaran berbasis kayu yang diambil dari kayu yang tidak terpakai, tapi sebenarnya bisa dari macam-macam bahan.

    Kemudian dari hasil asap yang ditangkap itu akan menjadi cair dengan tiga tahapan. Cairan awal berwarna gelap disebut grade III. Cairan tersebut memiliki tar yang sangat tinggi dan beracun sehingga rekomendasi pemanfaatannya untuk bahan pengawet kayu.

    “Setelah naik tahapan kedua melalui proses pemisahan campuran atau destilasi menjadi cairan grade II cenderung berwarna sedikit terang di sini pemanfaatannya sudah mulai berubah, bisa untuk pengawet makanan,” jelasnya kepada awak media.

    Setelah itu, destilasi kembali dilakukan maka akan menimbulkan cairan grade I tingkat tertinggi dengan warna yang sedikit cerah. Pemanfaatannya itu sendiri bisa menjadi obat sakit gigi, pengawet makanan serta menghilangkan aroma tidak sedap.

    Menurutnya, proses untuk mendapatkan satu cairan bisa dilakukan dalam satu hari, tinggal ketersedian bahan bakunya. Teknologi sederhana ini hanya menggunakan peralatan tungku pembakaran. Proses pengarangan itu diformulasikan menghasilkan cairan.

    Abdul Rasyid menambahkan Politani Samarinda membuat produk lainnya di bidang teknologi hasil perkebunan yakni membuat virgin coconut oil (VCO), minyak sirih dan sabun wangi.

    “Kita sudah sosialisasikan di masyarakat dan dipraktikkan berulang-ulang untuk membagi pengetahuan, bahkan jika ada pihak luar membutuhkan kami bisa membantu memberikan pemahaman,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    Februari 23, 2025

    ODGJ Tidur di Jalan Terlindas Motor di NTT

    Februari 23, 2025

    JMSI Go To School Dapat Dukungan Disdikbud

    Januari 25, 2025

    Hari Pertama, Pasar Ramadan Gor Segiri Kembali Jadi Magnet Pengunjung

    Maret 12, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    AminahOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Udara di dalam rumah tidak selalu bersih meski ruangan terlihat rapi dan…

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,391 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.