Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kekurangan Guru Samarinda Diprediksi Tembus 700 Orang, Skema PJLP Harus Masuk Anggaran 2027

    Juni 3, 2026

    Bersepeda Malam Jadi Tren Hiburan Baru Warga Samarinda

    Juni 2, 2026

    Cantik Tidak Lagi Harus Putih, Standar Beauty Mulai Bergeser

    Juni 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pimpin Morning Briefing, Gubernur Kaltim: Mau Selamat Ikuti Aturan
    Diskominfo Kaltim

    Pimpin Morning Briefing, Gubernur Kaltim: Mau Selamat Ikuti Aturan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 4, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji memimpin langsung kegiatan Morning Briefing bertajuk Menuju Generasi Emas Kalimantan Timur di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Senin 4 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.

    Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kedisiplinan bekerja sesuai sistem pemerintahan yang telah ditetapkan. Ia mengingatkan agar tidak ada OPD yang berjalan di luar koridor aturan.

    “Semua OPD harus bekerja sesuai sistem. Jangan sampai keluar dari sistem,” tegasnya.

    Menurutnya, setiap rupiah yang dikelola oleh pemerintah merupakan amanah dari rakyat. Oleh sebab itu, pelaksanaan kegiatan maupun penggunaan anggaran harus mengikuti tahapan dan perencanaan yang matang, bukan sekadar mengejar serapan di akhir tahun.

    “Kerja kita bukan hanya tentang menyerap anggaran, tapi juga menyerap manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

    Gubernur menyampaikan, percepatan realisasi program pembangunan sangat dibutuhkan. Terlebih, masih banyak program prioritas yang harus segera dirampungkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Salah satunya adalah perlindungan bagi 177.000 pekerja rentan di Kaltim yang terdiri dari nelayan, petani, tenaga harian lepas, hingga tenaga honorer.

    Dari jumlah tersebut, baru 100.000 orang yang terakomodasi dalam anggaran. Sisanya 77.000 akan kita usahakan lewat kolaborasi dengan program CSR perusahaan.

    Program prioritas lainnya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam program ini, setiap kabupaten/kota diminta untuk membentuk minimal tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Satu unit SPPG akan melayani sekitar 3.000 hingga 4.000 warga dengan anggaran Rp10 miliar per tahun. Total akan dibentuk sekitar 350 SPPG di seluruh Kaltim.

    “Program ini bagus, terutama dalam menyerap bahan baku lokal. Saya minta agar pelaksanaannya melibatkan koperasi desa, kelurahan, dan perusda,” pesannya.

    Gubernur juga menyoroti pentingnya manajemen ASN yang baik. Ia memberikan catatan khusus kepada pimpinan OPD agar memastikan kualitas kepemimpinan di masing-masing unit.

    “Kalau kepalanya bagus, insyaallah ke bawahnya juga akan bagus,” katanya.

    Di sisi lain, Gubernur meminta agar tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru dan menekankan optimalisasi aset milik daerah. Ia juga meminta seluruh OPD untuk aktif mengikuti program Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK sebagai bentuk komitmen pencegahan korupsi.

    Isu pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD juga menjadi perhatian. Gubernur meminta seluruh usulan agar berbasis sistem dan sesuai aturan.

    “Kalau mau selamat, pakai rule, pakai aturan,” tegasnya.

    Untuk peningkatan kualitas birokrasi, pejabat eselon 2 juga diminta segera menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) bagi yang belum.

    Di akhir arahannya, Gubernur mengingatkan agar tidak terjadi penggelembungan anggaran, terutama dalam pengadaan barang yang berkaitan dengan alat kesehatan. Ia menutup kegiatan dengan mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh OPD dalam menjalankan tugas pembangunan daerah. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    H Rudy Masud H Seno Aji Morning Briefing OPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kekurangan Guru Samarinda Diprediksi Tembus 700 Orang, Skema PJLP Harus Masuk Anggaran 2027

    SittiJuni 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan kekurangan tenaga pengajar di Kota Samarinda diperkirakan semakin serius hingga akhir…

    Bersepeda Malam Jadi Tren Hiburan Baru Warga Samarinda

    Juni 2, 2026

    Cantik Tidak Lagi Harus Putih, Standar Beauty Mulai Bergeser

    Juni 2, 2026

    Kasus Ring Jantung RSUD AWS, Kemenkes dan Majelis Profesi Turun Tangan

    Juni 2, 2026

    Joging Sore di Polder, Mahasiswa Akhir: Jaga Kesahatan Sekaligus Healing Dari Skripsi

    Juni 2, 2026
    1 2 3 … 3,116 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.