Artikel ini telah dilihat : 220 kali.
oleh

Pesan Hadi Mulyadi: Jaga Persatuan, Jangan Lemah Karena Perbedaan

Reporter: Santos – Editor: Redaksi

Insitekaltim, Samarinda – Pemuda Katolik komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Timur mengukuhkan kepengurusan organisasi periode 2020-2023 pada Senin malam (22/2/2021) di Rumah Jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur.

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, kepala Dispora Kaltim Agus Tianur, Pastor Moderator P. Moses Komela Avan, pr yang sekaligus mewakili Uskup Keuskupan Agung Samarinda, perwakilan pengurus pusat, pengurus Komda Kaltim beserta jajaran dan anggotanya serta perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan yang ada di Kota Samarinda.

Tema yang diusung dalam pelantikan ini adalah “Revitalisasi Organisasi, Menuju Pemuda Katolik Kaltim Yang Kuat, Cerdas dan Mandiri Demi Kaltim Berdaulat”.

Pengukuhan kepengurusan yang baru ini ditandai dengan penyerahan Panji Pemuda Katolik dari ketua kepengurusan yang lama kepada ketua terpilih Kornelius Keladu. Selanjutnya disertai juga dengan penandatanganan dokumen yang dilakukan secara berurutan oleh ketua terpilih, pengurus lama, Wakil Gubernur dan Pastor Moderator.

Pastor Moses dalam sambutannya menekankan bahwa Pemuda Katolik adalah organisasi pembinaan, kaderisasi, organisasi kepemudaan yang terpanggil untuk terlibat dalam berbagai kepentingan bangsa dan negara untuk kepentingan bonum commune atau kesejahteraan umum.

Baca Juga :  Disdikbud Sambangi Komisi IV, Sebut Sekolah di Kaltim Siap Tatap Muka

Wagub Hadi Mulyadi memberikan sambutan dengan menyinggung kembali semangat sumpah pemuda khususnya soal persatuan.

“Persatuan dan kesatuan bangsa adalah sesuatu yang harus kita jaga bersama, dan sumpah pemuda merupakan warisan paling berharga dalam kehidupan berbangsa kita,” ungkapnya.

Ketika ditanya media usai acara, Hadi Mulyadi kembali menegaskan.

“Kami berharap pemuda Katolik bisa bersinergi dengan pemuda-pemuda yang lain untuk membangun Kaltim dan membangun Indonesia. Lebih khusus tadi saya berpesan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan tidak boleh membuat kita lemah justru perbedaan itu memperkuat kita,” pesannya.

Dalam keterangan pers kepada media, Kornelius Keladu selaku ketua yang baru memiliki harapan agar orang muda Katolik dapat ambil bagian dan berperan aktif dalam organisasi yang ada.

“Saya berharap agar orang muda Katolik yang ada di kabupaten dan kota janganlah menjadi penonton terus. Kalau kita mau berbuat maka kita harus mengambil bagian dalam sebuah sistem. Kalau kita hanya berteriak dari luar pagar orang tidak akan dengar kita. Solusinya adalah bergabunglah bersama pemuda Katolik agar aspirasi, harapan, dan niat baik kita salurkan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News