
Insitekaltim, Samarinda-Heterogenitas penduduk yang didominasi oleh masyarakat pendatang dan semangat untuk menjaga kerukunan di Kota Bontang memantik DRPD Kota Bontang untuk mencari referensi.
Tak ayal, para legislator dari dapil yang dikenal sebagai Kota Taman (Terbit, Agamis, Mandiri, Aman, Nyaman) yang resmi disematkan pada 2002 silam ini rela berkunjung ke DPRD Kota Samarinda hanya untuk mencari referensi baik itu terkiat Perda atau Perwali tentang membangun ketahanan masyarakat dan bangsa melalui program penguatan pembangunan ketahanan keluarga serta penyiapan penyusunan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kota Bontang tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
“Kita memang mencari referensi di mana sekiranya wilayah yang sudah memiliki perda atau perwali, dan di sini pun sama seperti Bontang,” sebut Anggota DPRD Kota Bontang Muhammad Irfan, Kamis, (19 Januari 2023) di kantor DPRD Kota Samarinda.
Dikatakan Muhammad Irfan program penguatan pembangunan ketahanan keluarga sangat penting karena meski memiliki jumlah penduduk yang sedikit, namun di Kota Bontang banyak masyarakat pendatang sehingga ia berharap misi yang ia emban untuk mempertahankan kerukunan yang selama ini telah terajut dengan baik dapat terus berjalan.
Ia menambahkan kendati pihak Pemerintah Kota Bontang memiliki banyak anggaran, namun hal itu tak lantas membuat pihaknya terlena hingga berujung pada perselisihan satu sama lain, melainkan dengan sejumlah anggaran itu sebagai ajang untuk saling menguatkan satu sama lain.
“Oleh karena itu, target terkait ketahanan pangan dan masyarakat, insya Allah harus selesai di tahun 2023 ini,” kata Muhammad Irfan.
Lebih lanjut Irfan menegaskan bahwa sesudah ini ia akan mencari referensi lainnya di DPRD Kutai Timur.
“Sesudah ini kita akan ke Kutim untuk membahas hal yang sama, mudah-mudahan berjalan cepat sehingga kita bisa mendapatkan referensi,” imbuhnya.

