Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Penjualan Tiket Lebaran di Samarinda Menurun, Agen Sebut Tergerus Platform Online
    Samarinda

    Penjualan Tiket Lebaran di Samarinda Menurun, Agen Sebut Tergerus Platform Online

    RidhoBy RidhoMaret 18, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Customer Service Gofur saat ditemui dikantornya (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penjualan tiket perjalanan menjelang Hari Raya Idulfitri di Cendana Travel Kota Samarinda mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Kondisi ini disampaikan oleh Customer Service (CS) Gofur salah satu agen perjalanan di Samarinda, ia menyebut adanya perubahan pola pembelian masyarakat ke platform daring.

    Gofur mengatakan, kenaikan harga tiket hanya terjadi pada moda transportasi tertentu seperti kapal feri, sementara harga tiket kapal Pelni dan pesawat masih relatif normal. Meski demikian, peningkatan jumlah penumpang tetap terjadi dibandingkan hari biasa.

    “Kalau untuk peningkatan harganya ada, terutama kapal feri. Tapi untuk kapal Pelni dan pesawat masih normal. Kalau dibanding hari biasa, namun memang lebih banyak peningkatan ya lebaran ini,” ujar Gofur, Rabu, 18 Maret 2026.

    Namun, ia menegaskan jumlah pembeli di agen perjalanan justru menurun cukup signifikan. Menurutnya, kehadiran dengan adanya platform pemesanan tiket online ini menjadi faktor utama berkurangnya pelanggan di agen offline.

    “Dulu sebelum ada aplikasi online, sehari bisa sampai 50 lebih orang. Sekarang paling tinggal 30 orang saja. Bahkan berkurangnya hampir 50 persen,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan, selisih harga antara pembelian tiket secara langsung di agen dan melalui platform online menjadi alasan masyarakat beralih. Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh biaya operasional yang harus ditanggung agen konvensional.

    “Online itu mereka tidak punya biaya karyawan seperti kami. Jadi selisihnya ya Rp10 ribu sampai Rp15 ribu itu pasti ada, dan itu sangat berpengaruh,” jelasnya.

    Lebih lanjuut, tren penjualan tiket menjelang Lebaran saat ini tidak lagi memuncak di hari-hari terakhir. Menurutnya, puncak pembelian justru terjadi sekitar lima hingga tujuh hari sebelum Idulfitri.

    “Kalau sudah tinggal dua atau tiga hari, malah sepi. Orang sekarang tidak mau mepet beli tiketnya. Biasanya ramai itu H-3 bahkan seminggu sebelum Lebaran,” katanya.

    Selain hal itu, penurunan juga terjadi pada layanan travel darat antar kota. Ia menilai kenaikan biaya perjalanan membuat masyarakat lebih selektif dalam memilih layanan transportasi dengan harga lebih terjangkau.

    Terkait pembatalan tiket, Gofur menyebut prosesnya cukup berbeda tergantung transportasi. Untuk tiket kapal, pembatalan harus dilakukan langsung di loket Balikpapan, sementara tiket pesawat masih dapat diurus melalui agen, meskipun tetap dikenakan potongan biaya.

    “Kalau pembatalan pasti ada potongan. Makin dekat hari keberangkatan, makin besar potongannya,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Andika SaputraAgustus 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah fasilitas di Teras Samarinda Tahap II dilaporkan sudah hilang tak lama…

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    Empat Kompetisi Menanti, Borneo FC Samarinda Pastikan Siap Tempur

    Agustus 31, 2026
    1 2 3 … 3,310 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.