Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polemik Izin Gereja di Samarinda, Wawali Saefuddin Minta Cek Ulang Proses Administrasi

    April 27, 2026

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pengembangan Ekraf Samarinda Menguat, Subsektor Fashion dapat Giliran Pembinaan
    Pemkot Samarinda

    Pengembangan Ekraf Samarinda Menguat, Subsektor Fashion dapat Giliran Pembinaan

    RidhoBy RidhoDesember 12, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Staf Pengembangan Ekraf Samarinda, Muhammad Nur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Staf Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Samarinda Muhammad Nur menyampaikan pihaknya terus berupaya merangkul seluruh subsektor ekonomi kreatif melalui program pembinaan, pelatihan, dan monitoring perkembangan usaha yang dilakukan secara berkala.

    Nur menjelaskan, sepanjang tahun 2025 sejumlah program penguatan ekraf telah dilaksanakan di berbagai kecamatan. Kegiatan tersebut tidak hanya berupa pelatihan teknis, tetapi juga mencakup pendampingan dan pemetaan perkembangan pelaku usaha di tiap wilayah.

    “Beberapa subsektor yang telah kami jalankan pembinaannya antara lain fotografi, kuliner, batik, kriya atau wastra. Hari ini giliran subsektor fashion yang kami laksanakan bersama Bu Gilfa, yang fokus pada pembinaan generasi penerus yang tertarik pada desain fashion,” ujar Nur di Aula Disporapar pada Jumat, 12 Desember 2025.

    Ia mengatakan industri fashion di Samarinda menunjukkan perkembangan menggembirakan sepanjang tahun ini. Kolaborasi antara dinas dan komunitas fashion turut meningkat, seperti melalui kegiatan peragaan busana di berbagai pusat aktivitas masyarakat.

    “Kami berharap industri fashion di Samarinda dapat terus tumbuh dan nantinya mandiri. Kerja sama dengan komunitas fashion yang berjalan baik selama ini menjadi modal penting untuk memperkuat subsektor tersebut,” tambahnya.

    Lebih jauh, subsektor unggulan ekraf yang telah ditetapkan berdasarkan uji petik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) subsektor musik menempati posisi teratas, disusul kuliner, kriya, seni pertunjukan, penerbitan, fotografi, dan film.

    Meski demikian, Nur menegaskan bahwa seluruh subsektor tetap mendapat pendampingan. Ia mengakui, tantangan yang harus dihadapi adalah perlunya intensitas komunikasi yang lebih sering antara dinas dan komunitas ekraf.

    “Tantangannya tentu ada, tetapi kami terus berupaya mendatangi komunitas dan memperkuat komunikasi. Beberapa subsektor sudah berjalan baik, namun subsektor musik masih perlu ditingkatkan lagi penyelenggaraan pertunjukannya,” ucapnya.

    Terkait implementasi teknis Peraturan Daerah (Perda) Penataan dan Pembangunan Ekonomi Kreatif, Nur memastikan pihaknya tengah menyusun petunjuk teknis sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan ekraf ke depan.

    “Kami sedang merancang petunjuk teknis sebagai tindak lanjut perda tersebut. Harapannya, ekonomi kreatif di Kota Samarinda dapat tumbuh, berkembang, dan mandiri, bahkan menjadi pusat perkembangan ekonomi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

    Menutup penjelasannya, Nur berharap pembinaan ekonomi kreatif dapat berkelanjutan dan semakin fokus pada subsektor yang menjadi karakteristik Kota Samarinda.

    “Kami ingin menguatkan subsektor yang benar-benar menjadi keunggulan kota. Meski musik menjadi subsektor unggulan kami tetap mendorong subsektor lain yang mampu menggerakkan perkembangan ekraf di Samarinda,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026

    Andi Harun Ingatkan LBH KKSS Bantu Masyarakat Temukan Kebenaran

    Maret 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Finalisasi Proses Pengangkatan Kepala Sekolah, Tunggu Rapat Lanjutan Usai Lebaran

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polemik Izin Gereja di Samarinda, Wawali Saefuddin Minta Cek Ulang Proses Administrasi

    Andika SaputraApril 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, angkat bicara terkait polemik perizinan pembangunan…

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026

    Presiden Borneo FC Nabil Husein Tegaskan Ambisi Juara Musim Ini

    April 27, 2026
    1 2 3 … 3,076 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.