Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Penerima Gratispol dan Jospol Disaring Ketat Lewat Data Kemenag dan Disdik
    Diskominfo Kaltim

    Penerima Gratispol dan Jospol Disaring Ketat Lewat Data Kemenag dan Disdik

    SittiBy SittiJuni 26, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim Dasmiah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerapkan sistem verifikasi ketat untuk menyalurkan dua program unggulan, yaitu Gratispol (perjalanan religi) dan Jospol (insentif guru).

    Proses seleksi penerima tidak dilakukan melalui pendaftaran umum, melainkan berdasarkan data yang telah diverifikasi secara resmi oleh instansi terkait, yakni Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan.

    Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni usai acara penyerahan simbolis program Gratispol dan Jospol di Plenary Hall Gelora Kadrie Oening Sempaja, Rabu 25 Juni 2025. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci agar program ini menyasar orang yang benar-benar berhak menerima.

    “Kami bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Kaltim untuk memverifikasi para marbut dan penjaga rumah ibadah. Minimal mereka sudah dua tahun mengabdi dan memiliki KTP Kaltim. Datanya berasal dari Kemenag, bukan dari pendaftaran terbuka,” ujar Sri Wahyuni.

    Ia menjelaskan, penerima Gratispol tidak bisa mengajukan diri secara sukarela. Legalitas dan keabsahan status marbut atau penjaga tempat ibadah harus dibuktikan dengan SK resmi dari Kemenag, yang sebelumnya dikeluarkan berdasarkan pengusulan dari pengurus tempat ibadah masing-masing.

    “Harus ada SK dari Kemenag. Artinya, orang itu benar-benar diakui sebagai marbut atau penjaga rumah ibadah, bukan sekadar disebut-sebut,” tambahnya.

    Sementara itu, untuk program Jospol yang menyasar guru-guru swasta, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim Dasmiah menjelaskan penyaluran insentif juga hanya dilakukan kepada guru yang namanya masuk dalam data validasi yang dikirimkan oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota.

    “Data dari kabupaten/kota harus sudah melalui validasi, kami tidak langsung ambil data dari lapangan. Disdik daerah yang bertanggung jawab mutlak atas keakuratan data tersebut,” ucap Dasmiah.

    Jospol menyasar guru non-PNS di jenjang PAUD hingga SMP, termasuk lembaga pendidikan keagamaan seperti madrasah dan pesantren. Nilai insentif sebesar Rp500 ribu per bulan diberikan langsung melalui rekening penerima, dengan dukungan transfer dari Bankaltimtara.

    Untuk program Gratispol, Pemprov menargetkan 35.000 penerima dalam lima tahun ke depan. Tahun ini, penyaluran dimulai di wilayah Kukar, Kubar, dan Samarinda, dan akan dilanjutkan ke daerah lain seperti Berau, biasanya dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur.

    Dasmiah juga menjelaskan, dana untuk perjalanan religi masuk ke rekening pribadi penerima, tetapi penggunaannya terbatas karena bersifat hadiah, bukan insentif tunai.

    “Kami awasi sampai proses keberangkatan. Dana itu tidak bisa digunakan untuk hal lain. Travel yang mendampingi dipilih dari proposal yang masuk dan kami verifikasi secara mandiri,” jelasnya.

    Program ini dipastikan tidak bisa diberikan dua kali kepada penerima yang sama, dan hanya mereka yang sudah mengabdi penuh minimal dua tahun yang bisa mendapatkan kesempatan.

    Dengan pendekatan berbasis data yang ketat, Pemprov Kaltim ingin memastikan Gratispol dan Jospol bukan sekadar program populer, tetapi benar-benar memberi manfaat pada mereka yang layak dan telah berkontribusi nyata di masyarakat.

    “Program ini bukan siapa cepat siapa mendaftar duluan. Ini tentang siapa yang sah, terverifikasi, dan benar-benar mengabdi. Kita jaga integritasnya lewat data yang akurat,” pungkas Dasmiah. (Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    Dasmiah Jospol Program Gratispol Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026

    DPKH Kaltim Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Ketersediaan Capai 28 Ribu Ekor

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaMei 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai…

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.