Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Penemuan Kasus TB Samarinda Tembus 91 Persen, Skrining Terus Digencarkan
    Kesehatan

    Penemuan Kasus TB Samarinda Tembus 91 Persen, Skrining Terus Digencarkan

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, capaian penemuan kasus tuberkulosis (TB) di Kota Samarinda telah mencapai sekitar 91 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

    Capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan skrining yang terus digencarkan. Sebagai bagian dari upaya percepatan deteksi dan pengobatan penyakit menular. Bukan karena meningkatnya angka penularan.

    Ismid Kusasih mengatakan, hingga pertengahan 2026 program penanggulangan TB dan HIV di Samarinda berjalan sesuai target. Upaya yang dilakukan meliputi penemuan kasus, penatalaksanaan pasien, pencegahan, hingga promosi kesehatan.

    “Alhamdulillah sampai bulan keenam, program TB dan HIV di Kota Samarinda sesuai dengan target. Capaian penanganannya baik melalui penatalaksanaan, pencegahan, maupun promosi kesehatan,” ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.

    Menurut Ismid, peningkatan jumlah kasus yang ditemukan harus dipahami sebagai indikator keberhasilan skrining. Semakin banyak penderita yang terdeteksi sejak dini. Semakin cepat pula, mereka mendapatkan pengobatan sehingga risiko penularan dapat ditekan.

    “Jadi jangan dibalik, peningkatan angka temuan bukan berarti penularannya meningkat, tetapi karena deteksi kita semakin baik,” jelasnya.

    Ia menyebut, pada tahun lalu capaian penemuan kasus TB di Samarinda mencapai sekitar 91 persen dari target. Setelah ditemukan, pasien langsung menjalani pengobatan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

    Selain menjadi bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, penanggulangan TB. Juga merupakan salah satu program prioritas nasional, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Karena itu, kegiatan skrining terus diperluas agar seluruh penderita dapat ditemukan dan ditangani lebih cepat.

    Di sisi lain, DPRD Kota Samarinda juga berencana menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang penanggulangan TB dan HIV. Regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum yang memperkuat pelaksanaan program di daerah.

    Ismid menegaskan, keberhasilan pengendalian TB maupun HIV tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat.

    “Penyakit TB dan HIV tidak bisa dikerjakan sendiri oleh sektor kesehatan. Harus ada kolaborasi dari berbagai pihak, sama seperti saat penanganan Covid-19 dulu. Karena ini penyakit menular, semua harus terlibat,” pungkasnya.

     

    Dinkes Kaltim HIV AIDS Ismid Kusasih TBC dan HIV/AIDS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Andi Harun Tegaskan Sanksi RSUD IA Moeis Tak Cukup, Inspektorat Diminta Tindak Lanjuti

    Agustus 9, 2026

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.