Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Penciutan RKAB Batu Bara Ancam 180 Ribu Tenaga Kerja, Tekan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim
    Pemerintah

    Penciutan RKAB Batu Bara Ancam 180 Ribu Tenaga Kerja, Tekan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wagub Kaltim, Seno Aji (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji, mengatakan, dampak pengurangan kuota produksi batu bara sudah mulai dirasakan di berbagai sektor.

    Seperti diketahui, akan ada kebijakan penciutan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan batu bara. Ini memberikan dampak serius, terhadap kondisi ekonomi di Provinsi Kaltim.

    Selain mengancam puluhan ribu lapangan pekerjaan, kebijakan tersebut juga berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan angka kemiskinan.

    Menurutnya, pemerintah daerah telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga Presiden RI.

    “Sekarang pengangguran semakin banyak di Kalimantan Timur, kemudian tingkat kemiskinan juga semakin tinggi,” ujar Seno Aji kepada media, Senin, 29 Juni 2026.

    Ia menyebut perlambatan sektor pertambangan turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur yang saat ini hanya berada di kisaran 3 persen.

    “Ini menjadi hambatan bagi kami untuk berkembang. Pak gubernur juga sudah mengarahkan agar kami bersama-sama menemui Menteri ESDM dan presiden untuk menyampaikan kondisi ini,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto mengungkapkan adanya pengurangan produksi batu bara di Kalimantan Timur hingga sekitar 95 juta ton sebagai dampak penyesuaian RKAB tahun ini.

    Menurut Bambang, kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap sektor ketenagakerjaan, terutama pekerja di industri pertambangan.

    “Dampaknya terutama terhadap tenaga kerja, sekitar 44 ribu orang terdampak. Belum termasuk rantai pasoknya yang bisa mencapai sekitar 80 ribu orang,” jelasnya.

    Ia menjelaskan, pemerintah pusat melakukan pengurangan produksi batu bara nasional hingga sekitar 195 juta metrik ton. Sebagai daerah penghasil sekitar 60 persen kebutuhan batu bara nasional, Kalimantan Timur menjadi wilayah yang paling merasakan dampak kebijakan tersebut.

    “RKAB baru terbit sekarang dan ada pengurangan volume batu bara dari sekitar 795 juta metrik ton menjadi 600 juta ton. Ada pengurangan sekitar 195 juta ton,” ujarnya.

    Saat ini terdapat sekitar 180 ribu tenaga kerja yang bekerja langsung di sektor pertambangan batu bara di Kalimantan Timur. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 hingga 44 ribu pekerja diperkirakan terdampak langsung akibat penurunan produksi.

    Sementara itu, sektor pendukung seperti jasa angkutan (trucking), alat berat, hingga perkapalan yang mempekerjakan sekitar 300 ribu orang juga berpotensi terkena imbas.

     

    Pengangguran pertambangan Seno Aji Tambang Batu Bara Wakil Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan efisiensi menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran…

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.