Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Penanganan Banjir Tak Perlu Relokasi Sekolah, Fokus pada Perbaikan Aliran Air
    Pemkot Samarinda

    Penanganan Banjir Tak Perlu Relokasi Sekolah, Fokus pada Perbaikan Aliran Air

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 11, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua TWAP Samarinda, Syafarudin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syafarudin menegaskan penanganan banjir di Samarinda tidak harus dilakukan dengan memindahkan sekolah atau fasilitas publik lainnya.

    Ia menyatakan solusi utama adalah memperbaiki aliran air dan memastikan regulasi pengendalian banjir berjalan efektif.

    Menurut Syafarudin, masalah banjir dapat diminimalkan apabila pemerintah membuat aturan khusus dan secara rutin melakukan pengecekan lapangan untuk mengidentifikasi sumber persoalan.

    “Setelah kita angkat menjadi kebijakan dan perintah Pak Wali tidak perlu memindah sekolah, yang perlu itu memperbaiki aliran air agar tidak masuk ke lingkungan sekolah. Perlu aturan khusus dari Pak Wali untuk fokus menangani ini,” ujar Syafarudin Kamis, 11 Desember 2025.

    Ia menilai program pengendalian banjir sebenarnya sudah berjalan, namun kerap mengalami pergeseran karena adanya kebutuhan lain. Namun, masih dapat dimaklumi selama tujuan pelayanan publik tetap terpenuhi.

    “Yang penting kita tahu masalahnya di lapangan apa, itu yang kita atasi. Program bisa saja bergeser, itu dinamis. Selama tujuan pembangunan tetap berjalan, saya kira tidak ada masalah,” ucapnya.

    Syafarudin menekankan bahwa program pengendalian banjir harus diperkuat melalui regulasi resmi seperti Peraturan Daerah (Perda) dan dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

    “Program pengendalian banjir harus masuk regulasi. Perda itu yang menetapkan berapa program Bina Marga, berapa program Sumber Daya Alam (SDA). Itu namanya regulasi,” jelasnya.

    Terkait proyek kolam retensi di Loa Janan yang dikerjakan bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Syafarudin menyebut pemerintah telah sepakat untuk mengangkat sedimentasi yang menumpuk agar kapasitas tampung air meningkat.

    “Sedimentasinya diangkat karena penebalannya cukup serius. Kalau kapasitasnya bertambah, air yang masuk ke wilayah Haji Saleh bisa sedikit berkurang,” katanya.

    Ia menambahkan, penanganan banjir akan lebih optimal jika dua jalur sungai menuju Sungai Loa Janan Ulu dan Loa Janan Ilir yang bermuara ke Sungai Mahakam dapat dibuka. Jalur tersebut memiliki panjang sekitar 1.700 meter. Sementara itu, proyek sodetan sepanjang 2.600 meter yang sedang berjalan dipastikan tidak mengalami perubahan anggaran.

    “Tadi Pak Wali perintahkan agar anggaran sodetan tidak berubah. Kalau sodetan ini dibuka, dua jalur sungainya jalan, insya Allah bisa mengurangi beban banjir di Haji Saleh,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026

    Saefuddin Harap PERDESTI Perkuat Profesionalisme Dokter Estetika

    Oktober 18, 2026

    Andi Harun Ajak Mahasiswa Kritis Mengkaji Pemilu

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Ratu ArifanzaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan penerangan jalan di kawasan permukiman menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang…

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026
    1 2 3 … 3,393 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.