Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Narkotika Samarinda, Kinerja dan Program Jadi Prioritas

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemprov Kaltim Prioritaskan Pendidikan, Tidak Tinggalkan Program Lainnya
    Diskominfo Kaltim

    Pemprov Kaltim Prioritaskan Pendidikan, Tidak Tinggalkan Program Lainnya

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 10, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bappeda Kaltim Yusliando
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus memperkuat sinergi bersama DPRD Provinsi Kaltim dalam menyusun arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan. Hal ini dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD di Gedung E, Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Rabu, 8 Juli 2025.

    Kepala Bappeda Kaltim Yusliando menegaskan bahwa seluruh program pembangunan harus selaras dan saling melengkapi. Ia mencontohkan, meskipun program-program unggulan seperti pendidikan dan kesehatan gratis (Gratispol) terus digalakkan, pembangunan infrastruktur tetap tidak bisa diabaikan.

    “Kalau kita bicara Gratispol, itu menyangkut kegiatannya. Tapi kebijakan pembangunan lebih dari itu. Misalnya, kalau kita bangun sekolah tapi tidak ada jalan, tidak ada air dan listrik, tetap saja tidak optimal. Jadi harus terpadu antara program-program yang dicanangkan gubernur dan yang sudah berjalan,” jelas Yusliando saat diwawancarai usai kegiatan.

    Ia menambahkan, ada beberapa fokus utama pembangunan yang menjadi prioritas, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan sektor ekonomi, dan penataan tata kelola pemerintahan. Infrastruktur tetap menjadi fondasi penting penunjang keberhasilan berbagai program.

    “Peningkatan SDM dan ekonomi jadi prioritas. Tapi kita juga tetap fokus menyelesaikan infrastruktur, seperti jalan provinsi terutama di perbatasan Kutai Barat ke Mahakam Ulu. Air bersih juga jadi perhatian khusus untuk daerah seperti Balikpapan dan Bontang yang belum punya sumber air baku. Termasuk juga penanganan banjir,” ujarnya.

    Yusliando menegaskan bahwa program pendidikan gratis bukan berarti pemerintah meninggalkan urusan-urusan lain. Semua bidang yang menjadi wewenang daerah tetap dijalankan dengan skala prioritas yang telah ditentukan.

    Dalam pertemuan tersebut, Bappeda juga menyampaikan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan lima tahun mendatang. Karena RPJMD akan ditetapkan melalui peraturan daerah (perda), maka pembahasannya harus melibatkan DPRD secara intensif.

    “Bersama DPRD kita membahas kebijakan lima tahun ke depan, karena dewan sebagai wakil rakyat harus tahu apa saja program yang akan dilaksanakan. Ini supaya mereka juga bisa menjelaskan ke masyarakat,” ungkapnya.

    Menurut Yusliando, tahapan pembahasan telah dimulai sejak dua minggu lalu dan terus berjalan secara bertahap. Ia menyebutkan, diskusi lanjutan juga akan digelar di Balikpapan dalam waktu dekat, dengan target pencapaian kesepakatan bersama paling lambat 28 Juli 2025.

    “Target kami, 28 Juli sudah ada persetujuan bersama. Lalu penetapan Perda RPJMD paling lambat 15 Agustus 2025,” tutupnya.

    Dengan kolaborasi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, diharapkan arah pembangunan Kaltim lima tahun ke depan dapat berjalan terstruktur, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Bappeda RDP Yusliando
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    DPRD Kaltim Dorong Bankeu Tetap Berjalan di Tengah Pemangkasan Dana Transfer

    April 6, 2026

    Pokir DPRD Disesuaikan, Sekda Kaltim Tegaskan Ikuti Prioritas RKPD 2027

    April 6, 2026

    Kontribusi Besar Pembangunan Minim, IMABA Desak Transparansi APBD Kukar untuk Muara Badak

    April 3, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    Andika SaputraApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Samarinda yang baru Puang Dirham menegaskan komitmennya…

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Narkotika Samarinda, Kinerja dan Program Jadi Prioritas

    April 18, 2026

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    April 17, 2026

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026
    1 2 3 … 3,060 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.