Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Rp20 Miliar untuk Porprov Kaltim, Dispora Pangkas Belanja Non-Prioritas

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemotongan TKD, Samarinda Ubah Strategi Pengelolaan APBD
    Ekonomi

    Pemotongan TKD, Samarinda Ubah Strategi Pengelolaan APBD

    IraBy IraAgustus 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, memang berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal daerah.

    Namun kata Wali Kota Samarinda Andi Harun, pemerintah daerah tidak seharusnya hanya berfokus pada dampak kebijakan tersebut. Melainkan juga melakukan evaluasi terhadap tata kelola keuangan daerah.

    “Pemotongan TKD pasti berdampak, karena angkanya menurun. Kita juga harus melakukan introspeksi dan evaluasi ke dalam, jangan hanya menyalahkan pemerintah pusat,” ujarnya usai menjadi narasumber dalam diskusi publik “Membaca Ulang Potret Fiskal Kaltim 2027” di Samarinda, Sabtu malam, 1 Agustus 2026.

    Andi Harun menjelaskan, tekanan terhadap keuangan negara saat ini tidak lepas dari berbagai faktor eksternal yang memengaruhi kondisi ekonomi nasional.

    Salah satunya, meningkatnya ketegangan geopolitik internasional yang berdampak pada lonjakan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah.

    Ia mencontohkan, dalam APBN 2026 pemerintah menetapkan asumsi harga minyak sekitar 70 dolar Amerika Serikat per barel.

    Namun, kondisi geopolitik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia melonjak hingga kisaran 100–120 dolar per barel sehingga memengaruhi keseimbangan fiskal nasional.

    Selain itu, depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menjadi faktor yang memperbesar tekanan terhadap APBN.

    “Perubahan harga minyak, nilai tukar, hingga kondisi pasar global merupakan faktor eksternal yang tidak bisa kita kendalikan, tetapi dampaknya dirasakan sampai ke daerah,” katanya.

    Menghadapi kondisi tersebut, Pemkot Samarinda mengubah paradigma penyusunan APBD. Jika sebelumnya kebijakan anggaran lebih bersifat ekspansif karena didukung ruang fiskal yang besar, kini pemerintah mengedepankan prinsip disiplin fiskal.

    Menurut Andi, disiplin fiskal bukan berarti menghentikan belanja pemerintah, melainkan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif sesuai kebutuhan prioritas.

    “Inti dari disiplin fiskal bukan berhenti belanja, tetapi belajar berhenti boros. Kita fokus pada belanja yang benar-benar prioritas,” tegasnya.

    Ia menambahkan, arah kebijakan belanja daerah akan diselaraskan dengan prioritas nasional, yakni memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur dasar. Program-program lain tetap dapat dijalankan sepanjang kondisi fiskal daerah masih memberikan ruang yang memadai.

     

     

    Andi Harun Pemkot Samarinda TKD Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Agustus 28, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Rp20 Miliar untuk Porprov Kaltim, Dispora Pangkas Belanja Non-Prioritas

    Agustus 28, 2026

    DPD RI Hanya Ikut Bahas UU di Tingkat Pertama, Aji Mirni Dorong Peran Lebih Besar

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026
    1 2 3 … 3,303 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.