Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pemkot Samarinda Respons Keluhan Pedagang Pasar Pagi, Tekankan Pelayanan Humanis
    Pemkot Samarinda

    Pemkot Samarinda Respons Keluhan Pedagang Pasar Pagi, Tekankan Pelayanan Humanis

    RidhoBy RidhoDesember 24, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten Pemkot II Samarinda, Marnabas Patiroy
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengakui adanya keluhan dari sejumlah pedagang Pasar Pagi terkait sikap sebagian staf Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam proses pendaftaran dan pendataan pedagang.

    Keluhan tersebut muncul di tengah padatnya tahapan penataan Pasar Pagi yang saat ini sedang berlangsung. Asisten II Pemkot Samarinda Marnabas Patiroy menyampaikan, selain kendala teknis pendaftaran, pemerintah juga menerima laporan mengenai sikap petugas di lapangan.

    Meski demikian, Marnabas meminta persoalan tersebut disikapi secara proporsional. Menurutnya, petugas UPTD tengah bekerja dalam tekanan waktu dan beban kerja yang cukup tinggi.

    “Saya memahami kondisi petugas di lapangan. Mereka bekerja siang dan malam bahkan hingga dini hari untuk menyelesaikan pendataan sekitar 1.800 pedagang pada tahap pertama ini,” ujar Marnabas Selasa, 23 Desember 2025.

    Ia menjelaskan, proses pelayanan dan pendataan pedagang terus dipantau secara langsung setiap hari. Petugas UPTD juga telah berulang kali memberikan penjelasan kepada pedagang terkait mekanisme pendaftaran, termasuk informasi bahwa proses pendataan masih akan berlanjut pada tahap berikutnya.

    Kendati demikian, Marnabas menegaskan, sikap kurang baik dalam pelayanan publik tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ia menekankan pentingnya mengedepankan pelayanan yang humanis, mengingat petugas pemerintah merupakan pelayan masyarakat.

    “Bagaimanapun kita adalah pelayan publik. Senyum itu penting bahkan menjadi bagian dari ibadah. Saya sudah mengingatkan agar pelayanan tetap ramah dan humanis, meskipun dalam kondisi lelah,” tegasnya.

    Sebagai tindak lanjut, Marnabas mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda untuk kembali memberikan pemahaman kepada seluruh jajaran, khususnya petugas UPTD, agar senantiasa menjaga sikap profesional dan humanis dalam melayani masyarakat.

    Di sisi lain, ia juga meminta masyarakat, khususnya para pedagang, untuk memahami kondisi petugas di lapangan yang memiliki keterbatasan sebagai manusia. Menurutnya, tidak sedikit pedagang yang datang berulang kali untuk menanyakan hal yang sama meski penjelasan telah disampaikan sebelumnya.

    “Ini menyangkut mata pencaharian masyarakat, sehingga wajar jika mereka terus bertanya. Namun, masyarakat juga perlu memahami bahwa petugas di lapangan juga manusia,” ujarnya.

    Menutup pernyataannya, Marnabas mengimbau para pedagang agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar atau hoaks terkait proses penataan dan pendaftaran Pasar Pagi.

    “Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak termakan informasi hoaks. Seluruh proses akan dilakukan secara bertahap dan transparan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026

    Andi Harun Ingatkan LBH KKSS Bantu Masyarakat Temukan Kebenaran

    Maret 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Finalisasi Proses Pengangkatan Kepala Sekolah, Tunggu Rapat Lanjutan Usai Lebaran

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi mengingatkan…

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    April 29, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Aparatur Jadi Penghasil Data Akurat

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.