Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji
    Pendidikan

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 10, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, saat ditemui pada Kamis, 8/10/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan pada 2027. Kepastian skema pembayaran tersebut akan mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk kondisi pendanaan dari pemerintah pusat.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, mengatakan, pembayaran insentif guru menjadi salah satu prioritas pemerintah kota. Namun, mekanisme penyalurannya pada 2027 masih perlu melihat kondisi keuangan daerah.

    “Yang jelas sampai saat ini Pak Wali sudah tegas terkait dengan insentif. Prioritas beliau itu gaji, TPP, dan insentif guru. Jangan sampai terkurangi,” ujarnya saat ditemui di Gedung Baperidda, Kamis, 8 Oktober 2026.

    Neneng menjelaskan, pemerintah akan mempertimbangkan kekuatan APBD sebelum menentukan sistem pembayaran insentif guru ke depan. Menurutnya, pemerintah menginginkan pembayaran dapat berlangsung lancar setiap bulan, baik bagi guru maupun pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda.

    Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah skema pembayaran bulanan tersebut dapat diterapkan mulai 2027.

    “Kalau masalah sistem pembayarannya nanti kita lihat kekuatan APBD kita. Yang jelas niatnya sudah seperti itu, apa pun yang terjadi,” katanya.

    Ia menambahkan, salah satu pertimbangan dalam pembahasan tersebut adalah perubahan skema pendanaan insentif guru. Jika sebelumnya terdapat pembagian pembiayaan atau sharing, saat ini Pemkot Samarinda menanggung sendiri pembayaran insentif tersebut.

    “Kalau sekarang istilahnya kita pikul sendiri insentif guru itu. Kalau dulu kan ada sharing,” jelasnya.

    Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan pemerintah daerah dalam menyusun anggaran tahun mendatang. Selain kemampuan keuangan daerah, peluang dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, termasuk melalui skema bagi hasil, turut menjadi hal yang dibahas.

    Neneng berharap, kondisi fiskal daerah memungkinkan pemerintah menerapkan pembayaran insentif secara rutin setiap bulan. Dengan demikian, penyaluran hak para guru dapat berjalan lebih lancar dan teratur.

    “Mudah-mudahan bisa. Harapan kami bisa seperti itu supaya lancar tiap bulan,” tuturnya.

    Terkait besaran belanja pegawai dalam APBD, termasuk alokasi untuk insentif guru, Neneng mengaku belum dapat menyampaikan angka pasti. Ia menyarankan agar rincian anggaran tersebut dikonfirmasi kepada bagian yang menangani anggaran.

    Dengan demikian, kepastian penerapan pembayaran insentif guru setiap bulan pada 2027 masih menunggu pembahasan lebih lanjut. Pemerintah kota menegaskan bahwa gaji, tambahan penghasilan pegawai (TPP), dan insentif guru tetap menjadi prioritas, sedangkan skema pembayarannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

     

    Guru Insentif Guru Neneng Chamelia Santi Pemkot Samarinda Sekda Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026

    Intrusi Air Laut Masih Mengancam, Pemkot Akan Kurangi Produksi dan Batasi Konsumsi Air

    Oktober 8, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Penanggulangan Bencana Berbasis Data dan Prediksi

    Oktober 8, 2026

    Beda dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda Tak Wajibkan ASN Menginap di Hotel Pemda

    Oktober 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.