Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat
    Politik

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    IraBy IraAgustus 11, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diminta lebih kreatif, dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Upaya meningkatkan penerimaan daerah, tidak boleh dilakukan dengan membebani masyarakat melalui kenaikan pajak maupun retribusi.

    Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda sekaligus Ketua Fraksi PKS Arif Kurniawan, Selasa, 11 Agustus 2026.

    Pemerintah daerah memang dituntut mencari sumber-sumber pendapatan baru. Namun strategi tersebut, harus tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

    Menurutnya, optimalisasi PAD tidak semestinya diterjemahkan secara sederhana. Dengan menaikkan pajak dan retribusi ataupun memperluas objek pungutan.

    “Jangan sampai upaya meningkatkan PAD justru menurunkan daya beli masyarakat dan membebani pelaku usaha,” ujarnya di Samarinda.

    Arif menilai kondisi masyarakat saat ini masih menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Karena itu, kebijakan peningkatan pendapatan daerah harus dirancang secara hati-hati agar tidak menimbulkan beban baru bagi warga.

    Ia mendorong Pemkot Samarinda, mengembangkan strategi yang lebih berorientasi pada perluasan basis penerimaan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, hingga menutup potensi kebocoran pendapatan daerah.

    Selain itu, optimalisasi aset milik pemerintah daerah juga dinilai dapat menjadi salah satu sumber PAD tanpa harus menambah beban pungutan kepada masyarakat.

    “Strategi yang harus dikedepankan adalah memperluas basis penerimaan, meningkatkan kepatuhan, menutup kebocoran, mengoptimalkan aset daerah, memperbaiki kualitas layanan, serta memperkuat digitalisasi pemungutan,” tegasnya.

    Menurut Arif, digitalisasi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan efektivitas pemungutan sekaligus meminimalkan kebocoran. Sistem pembayaran dan pendataan yang semakin terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan tanpa harus menaikkan tarif pungutan.

    Ia menegaskan, peningkatan PAD harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga daya beli masyarakat dan iklim usaha di Kota Samarinda.

    “Prinsipnya PAD naik, tetapi beban masyarakat jangan ikut naik,” katanya.

    Arif berharap Pemkot Samarinda dapat lebih inovatif dalam menggali potensi ekonomi daerah, termasuk mengoptimalkan aset dan sektor-sektor yang selama ini belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah.

    Dengan strategi tersebut, peningkatan PAD diharapkan tidak hanya mengejar besaran penerimaan, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Samarinda.

     

    Arif Kurniawan DPRD Samarinda Fraksi PKS PAD Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.