Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Bontang Terima Penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018
    Advertorial

    Pemkot Bontang Terima Penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018

    MartinusBy MartinusOktober 31, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang- Pemkot Bontang terima  penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018, dengan predikat Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik . Penghargaan tersebut dari Indonesian Institute Publik Governance (IIPG) di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, Jumat (26/10/2018) malam.
    Anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik, serta pemimpin inovatif yang dinilai berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola pemerintahan yang amanah.
    Piagam penghargaan bidang pemerintahan diserahkan langsung  mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono didampingi Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono kepada Walikota Bontang Neni Moerniaeni.
    Walikota Neni Moerniaeni ditemui usai menerima penghargaan mengatakan piagam yang diterima dari IIPG merupakan bukti bahwa tata kelola pemerintah di Bontang sudah berjalan sesuai koridor yang benar.
    Sejumlah terobosan mulai dari e-planning, e-budjeting hingga penggunaan sistem pelaporan keuangan berbasis Accrual, dinilai berhasil meningkatkan performa pengelolaan keuangan daerah. Buktinya, Bontang selama 4 tahun berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan,”ucapnya
    Tentunya kami,menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran birokrasi Bontang terus bekerja cerdas meningkatkan pelayanan kepada publik. Penghargaan IIPG sejatinya bukan untuk Walikota, tapi dipersembahkan untuk seluruh pegawai,”cetusnya
    Neni berharap, ke depan Bontang bisa menjadi pelopor untuk menciptakan terobosan tata kelola pemerintah baik dan benar,”mintanya
    Menurutnya, ukuran paling pokok dari kinerja pemerintah yang benar tercermin dari capaian Index Pembangunan Manusia (IPM). Saat ini, capaian IPM untuk  Bontang mencapai 79 poin, lebih dari tinggi dari capaian IPM secara nasional yakni 74 poin.
    “Kami tegaskan bahwa penghargaan itu bukan tujuan akhir. Award yang kita dapatkan dari lembaga manapun harus jadi cermin pemerintah agar kita senantiasa bekerja keras meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
    Mantan Wapres Boediono mengingatkan bahwa fokus pembangunan mulai dari level nasional hingga daerah harus tetap bertumpu pada tiga sektor, yakni pembangunan manusia, birokrasi dan pembangunan infrastruktur.
    “Saya menyebutnya pembangunan 3 I, yakni Insan atau Manusia, Institusi atau Birokrasi dan Infrastuktur. Jika kita fokus membangun 3 I, maka percaya masa depan negara ini akan semakin baik,” bebernya.
    Ketua IIPG, Sigit Pramono, menjelaskan penghargaan Pandu Negeri merupakan bentuk apresiasi kepada Kepala Daerah yang telah melakukan berbagai terobosan dalam pengelolaan pemerintahannya.
    Penilaian dilakukan terhadap 548 Pemerintah Daerah yang terdiri dari 34 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota dan kota administrasi, dengan kriteria Aspek Performance, yang meliputi Pertumbuhan Ekonomi, Pengembangan Manusia, dan Breakthrough Result (Transformative and Innovative).
    “Kemudian ada Aspek Governance yang meliputi Tata Kelola Keuangan, Tata Kelola Pemerintahan, serta Anti Korupsi,” beber Sigit. (hms)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    Penataan SKM Kini Berpayung Hukum, Bangunan di Bantaran Ditertibkan Bertahap

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    R’syaJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) Ririn Saridewi optimis ajang Maratua Jazz…

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,142 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.