Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembahasan Hak Angket terhadap Gubernur Kaltim Kembali Dijadwalkan 13 Juli

    Juni 30, 2026

    DPRD Tunda Hearing Perumda Varia Niaga, Iswandi Petakan Temuan ke Zona Merah, Kuning, dan Hijau

    Juni 30, 2026

    Andi Harun Bantah Isu Jauh dari Gerindra: Saya Tidak Pernah Diundang

    Juni 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Pemkot Bontang Targetkan Tekan Angka Stunting Hingga 14 Persen di Tahun 2024
    Diskominfo Bontang

    Pemkot Bontang Targetkan Tekan Angka Stunting Hingga 14 Persen di Tahun 2024

    SeliBy SeliMaret 9, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Wali Kota Bontang Najirah.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menargetkan akan menekan angka stunting jadi 14 persen di tahun 2024.

    “Tahun lalu, angka stunting mencapai 19,53 persen. Kita akan mencoba menekan angka stunting lewat upaya pemberian makan bergizi bagi anak terdampak stanting serta ibu hamil yang kurang mampu,” kata Wakil Wali Kota Bontang Najirah usai mengikuti kegiatan mini Loka Karya Stunting di Gedung 3D Bontang, Rabu (9/3/2022).

    Dengan upaya pemberian makan bergizi tersebut, Pemkot Bontang optimis akan mampu menuruni angka stunting hingga 14 persen di tahun 2024.

    “Kita sudah menyiapkan anggarannya di APBD bahkan sudah mengajukan anggaran tambahan ke Kementerian Kesehatan,” ungkap Najirah.

    Dirinya belum bisa membeberkan total anggaran penanganan stunting. Namun anggaran yang diajukan ke pemerintah pusat cukup besar.

    “Kita bisa ajukan besar anggaranya, tapi tidak segitu yang diberikan, jika tidak separuh ya pasti sedikit,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB), Bahauddin juga menambahkan bahwa dalam upaya penurunan angka stunting pihaknya sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pengadilan Agama dan Kementrian Agama (Kemenag) Bontang terkait pencegahan pernikahan anak usia dini.

    “Rahim anak usia 18 tahun terbilang belum siap, hal itu menjadi salah satu penyebab stunting. Apalagi ditunjang faktor sosial dan ekonomi yang belum matang,” ujarnya.

    Ia juga meminta peran orang tua untuk menguatkan pendidikan agama ke anak-anaknya untuk mencegah pergaulan bebas.

    “Apalagi rata-rata anak sekarang punya handphone, jika pendidikan agama tidak kuat takutnya jumlah anak nikah usia dini bertambah,”tutupnya.

    Kepala  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Bahauddin Pemkot Bontang Wakil Wali Kota Bontang Najirah Wali Kota Bontang Basri Rase
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kabar Gembira, Ribuan Rumah di Bontang Dapat Sambungan Listrik Gratis 900 Watt

    Mei 29, 2026

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPK Bontang Gelar Capacity Building, Dorong Inovasi dan Pelayanan Prima

    November 25, 2024

    Penutupan Festival Qasidah Bontang 2024, Seni Islami Terus Berkembang

    November 23, 2024

    Munawwar Tinggalkan Pesan Penting untuk Pemimpin Bontang Selanjutnya

    November 22, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembahasan Hak Angket terhadap Gubernur Kaltim Kembali Dijadwalkan 13 Juli

    R’syaJuni 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Yenni Eviliana mengatakan pembahasan usulan…

    DPRD Tunda Hearing Perumda Varia Niaga, Iswandi Petakan Temuan ke Zona Merah, Kuning, dan Hijau

    Juni 30, 2026

    Andi Harun Bantah Isu Jauh dari Gerindra: Saya Tidak Pernah Diundang

    Juni 30, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    79 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, DPRD Minta Evaluasi Kawasan Padat Penduduk

    Juni 30, 2026
    1 2 3 … 3,181 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.