Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Pemkot Bontang Targetkan Tekan Angka Stunting Hingga 14 Persen di Tahun 2024
    Diskominfo Bontang

    Pemkot Bontang Targetkan Tekan Angka Stunting Hingga 14 Persen di Tahun 2024

    SeliBy SeliMaret 9, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Wali Kota Bontang Najirah.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menargetkan akan menekan angka stunting jadi 14 persen di tahun 2024.

    “Tahun lalu, angka stunting mencapai 19,53 persen. Kita akan mencoba menekan angka stunting lewat upaya pemberian makan bergizi bagi anak terdampak stanting serta ibu hamil yang kurang mampu,” kata Wakil Wali Kota Bontang Najirah usai mengikuti kegiatan mini Loka Karya Stunting di Gedung 3D Bontang, Rabu (9/3/2022).

    Dengan upaya pemberian makan bergizi tersebut, Pemkot Bontang optimis akan mampu menuruni angka stunting hingga 14 persen di tahun 2024.

    “Kita sudah menyiapkan anggarannya di APBD bahkan sudah mengajukan anggaran tambahan ke Kementerian Kesehatan,” ungkap Najirah.

    Dirinya belum bisa membeberkan total anggaran penanganan stunting. Namun anggaran yang diajukan ke pemerintah pusat cukup besar.

    “Kita bisa ajukan besar anggaranya, tapi tidak segitu yang diberikan, jika tidak separuh ya pasti sedikit,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB), Bahauddin juga menambahkan bahwa dalam upaya penurunan angka stunting pihaknya sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pengadilan Agama dan Kementrian Agama (Kemenag) Bontang terkait pencegahan pernikahan anak usia dini.

    “Rahim anak usia 18 tahun terbilang belum siap, hal itu menjadi salah satu penyebab stunting. Apalagi ditunjang faktor sosial dan ekonomi yang belum matang,” ujarnya.

    Ia juga meminta peran orang tua untuk menguatkan pendidikan agama ke anak-anaknya untuk mencegah pergaulan bebas.

    “Apalagi rata-rata anak sekarang punya handphone, jika pendidikan agama tidak kuat takutnya jumlah anak nikah usia dini bertambah,”tutupnya.

    Kepala  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Bahauddin Pemkot Bontang Wakil Wali Kota Bontang Najirah Wali Kota Bontang Basri Rase
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPK Bontang Gelar Capacity Building, Dorong Inovasi dan Pelayanan Prima

    November 25, 2024

    Penutupan Festival Qasidah Bontang 2024, Seni Islami Terus Berkembang

    November 23, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi menyebut masa tugasnya…

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.